Bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok mahasiswa di depan kampus UNM Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (5/3/2026) malam. Dok. IDN Times/Istimewa
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan adanya bentrokan tersebut. Ia menjelaskan, insiden berawal dari perselisihan antara seorang ojol dan salah satu peserta aksi.
“Tadi ada insiden, ada rekan ojol berselisih paham dengan salah satu pengunjuk rasa, motornya juga rusak,” kata Arya.
Menurutnya, para pengemudi ojol berkumpul sebagai bentuk solidaritas terhadap rekannya yang merasa dirugikan.
“Karena solidaritas ojol, mereka kumpul semua untuk menuntut keadilan,” ujarnya.
Arya memastikan pihaknya akan mencari dan memproses hukum pihak yang terlibat dalam perusakan maupun dugaan penganiayaan tersebut. Polisi juga berjanji akan mengganti kerusakan sepeda motor milik pengemudi ojol.
“Kami berusaha semaksimal mungkin menemukan pelakunya dan memproses secara hukum. Motor ojol yang rusak juga akan kami ganti,” tegasnya.
Saat ini, kata Arya, situasi di lokasi sudah kembali kondusif. “Sudah kondusif, rekan-rekan ojol juga sudah baik-baik saja,” tambahnya.