Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan yang melibatkan seribuan orang, hingga Rabu (21/1/2026), masih melanjutkan pencarian korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, wilayah Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan. Delapan korban dilaporkan masih belum ditemukan.
Sebelumnya, tim SAR telah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal. Korban pertama laki-laki ditemukan pada Minggu (18/1/2026), disusul korban kedua perempuan pada Senin (19/1/2026). Kedua jenazah sudah dievakuasi setelah melalui proses yang cukup panjang akibat medan ekstrem. Jenazah korban diserahkan ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan untuk proses identifikasi.
