Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Danny Salahkan Balai Pompengan soal Banjir di Pettarani Makassar
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Manggala, Makassar, Minggu (22/12/2024). IDN Times/Darsi; Yahya Mustari

Makassar, IDN Times - Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku selama 10 tahun menjadi Wali Kota Makassar, pihaknya sudah bekerja secara maksimal dalam menangani bencana banjir.

Namun ia masih saja sering disalahkan mengenai penanganan banjir di Kota Makassar, padahal menurutnya otorisasi drainase bukan hanya sepenuhnya diserahkan ke pemerintah kota.

"Contoh banjir di (jalan) Pettarani orang salahkan pemerintah kota padahal bukan, harusnya Balai (Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang)," kata Danny saat meninjau pengungsi di Masjid Jabal Nur, Antang, Kecamatan Manggala, Minggu (22/12/2024).

Danny pun meminta kepada masyarakat, untuk sama-sama fokus mencari solusi, bukan malah saling menyalahkan satu sama lain. Hal itu, kata Danny, hanya menguras tenaga.

"Banyak sekali orang yang tidak paham, sehingga buat apa kita menghabis-habiskan tenaga hanya untuk itu (saling menyalahkan), mari kita sama-sama (cari solusi) inikan kota kita juga," ujarnya.

Wali Kota Makassar dua periode ini juga meminta kepada masyarakat untuk menyudahi pertengkaran soal bencana banjir yang kerap melanda Kota Makassar.

"Saya kira kita sudahi pertengkaran kenapa-kenapa mesti terjadi banjir," harapnya.

Sebab menurutnya, bencana banjir tidak hanya terjadi di Kota Makassar, melainkan juga terjadi hampir di seluruh negara di dunia. Termasuk Singapura, Malaysia, Jepang, dan Amerika.

"Di seluruh dunia bukan itu lagi ditanya tapi bagaimana kita mengantisipasi dan penanganan banjir bersama-sama, bagaimana mitigasi banjir, semua harus bersiap, kita mitigasi diri kita sendiri dulu, keluarga kita sendiri," pungkasnya.

Editorial Team