Pertunjukan seni budaya menjadi penyemarak peringatan Hari Pendidikan Nasional di Makassar, Selasa (2/5/2023). (Dok. IDN Times/Pemkot Makassar)
Danny Pomanto mengatakan, sistem belajar GASING dicanangkan dengan harapan menjadikan para siswa menjadi anak cerdas dan dibanggakan. Metode itu dianggap efektif untuk menggali kecerdasan siswa.
"Saya memiliki hipotesis bahwa anak-anak Makassar, siapapun dia ialah anak-anak cerdas. Tinggal bagaimana menemukan kecerdasan dengan sadar agar menemui jalanan yang baik bagi hidupnya," kata Danny.
Sejauh ini, Dinas Pendidikan Makassar, ucap DAnny, sudah memulai program GASING bersama 50 guru dan beberapa murid. Selanjutnya, ratusan ribu siswa ditargetkan tersentuh dengan program ini. Sementara, tahun depan juga harus sudah mulai dengan pendidikan belajar 10 tahun agar tidak ada anak-anak yang tidak sekolah lagi.
Sesuai dengan tema Hardiknas kali ini, Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar, lanjut Danny, programnya telah sesuai visi misi Pemkot Makassar. Seperti, memperbanyak outing class, smart class, dan interaksi sosial. Apalagi, Pemkot Makassar punya banyak guru penggerak, kepala sekolah yang berkualifikasi.