Makassar, IDN Times - Mengemas kesenian lokal dalam satu sajian kreatif belakangan mulai dilakukan banyak pihak. Salah satunya yakni La Salaga Project, kolaborasi antara lembaga ilmiah KITLV Leiden dan Lontara Project. Pada Senin lalu (7/3/2022), mereka resmi merilis buku dongeng dan video narasi berjudul "Legenda La Salaga" ("The Legend of La Salaga").
"Proyek ini bertujuan untuk mengangkat kembali legenda La Salaga, seorang pangeran keturunan campuran Mamuju (Sulawesi Barat) dan Badung (Bali), kepada hadirin dari generasi muda," kata Louie Buana, salah satu pemrakarsa proyek ini, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/3/2022).
"Kisahnya dituturkan dalam salinan naskah lontar berbahasa Mandar yang ditemukan di Balanipa," imbuhnya.
