Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BRI Makassar Siapkan Rp779 M untuk Libur Nyepi-Idulfitri 2026
Aplikasi BRImo (Dok. Bank BRI)
  • BRI Makassar menyiapkan Rp779 miliar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama libur Nyepi dan Idulfitri 2026, dengan distribusi uang tunai difokuskan pada wilayah beraktivitas ekonomi tinggi.
  • Kebutuhan uang tunai turun 14 persen dibanding tahun sebelumnya karena meningkatnya penggunaan transaksi digital, namun BRI tetap menjaga ketersediaan kas agar layanan berjalan lancar.
  • BRI memperkuat jaringan layanan digital seperti BRImo, e-channel, dan agen BRILink serta menyiagakan Asisten Virtual Sabrina dan Contact BRI 24 jam guna memastikan kelancaran transaksi nasabah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 15 Makassar menyiapkan uang tunai sebesar Rp779 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Penyediaan likuiditas tersebut mencakup periode 18-24 Maret 2026 atau selama tujuh hari masa libur. Alokasi disusun berdasarkan proyeksi kebutuhan masyarakat, sekaligus mempertimbangkan tren peningkatan penggunaan transaksi digital.

Regional CEO BRI Makassar, D. Argo Prabowo, menjelaskan distribusi uang tunai diarahkan ke unit kerja. Penyaluran juga difokuskan pada wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi selama masa libur.

"BRI memastikan distribusi uang tunai berjalan optimal dengan memperhatikan kebutuhan masing-masing unit kerja serta wilayah yang mengalami peningkatan aktivitas ekonomi selama periode libur panjang," kata Argo dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2026).

1. Kebutuhan uang tunai turun seiring transaksi digital

Ilustrasi uang (IDN Times/Prayugo Utomo

Menurut Argo, kebutuhan uang tunai tahun ini dihitung lebih efisien. Perubahan perilaku masyarakat yang semakin beralih ke transaksi digital ikut memengaruhi proyeksi tersebut.

"Proyeksi kebutuhan kas pada Ramadan dan Idulfitri 2026 sebesar Rp779 miliar. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar 14 persen sejalan dengan penurunan transaksi tarik tunai"  jelasnya.

Meski terjadi penurunan kebutuhan kas, BRI tetap menjaga ketersediaan uang tunai. Hal ini dimaksudkan agar transaksi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri berjalan lancar.

2. Jaringan layanan dan e-channel diperkuat

Bank BRI (dok. BRI)

Selain menyiapkan likuiditas, BRI Makassar juga memastikan kesiapan sistem layanan perbankan. Jaringan layanan, termasuk super apps BRImo dengan lebih dari 100 fitur, disiapkan untuk mendukung transaksi nasabah secara non-tunai.

Optimalisasi layanan turut mencakup penguatan jaringan e-channel yang terdiri dari 1.219 ATM dan CRM, 7.974 EDC merchant, serta 246.174 merchant QRIS. Selain itu, terdapat 70.136 agen BRILink yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Jaringan agen tersebut dapat menjadi alternatif layanan bagi masyarakat. Fasilitas ini membantu tetap mengakses transaksi keuangan selama periode libur.

3. Layanan digital dan call center siaga 24 jam

logo BRImo (bri.co.id)

BRI juga menyediakan layanan Asisten Virtual Sabrina yang dapat diakses melalui WhatsApp di nomor 0812 1214 017 selama 24 jam. Layanan ini menyediakan informasi produk, promo, hingga lokasi kantor cabang dan jaringan layanan terdekat.

Selain itu, layanan Contact BRI tersedia sepanjang waktu melalui nomor 1500017 dan pusat bantuan pada aplikasi BRImo. Melalui berbagai kesiapan tersebut, BRI Makassar menjaga kelancaran aktivitas transaksi masyarakat selama periode libur Nyepi dan Idulfitri 2026.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang andal dan mudah diakses oleh masyarakat, sehingga kebutuhan transaksi keuangan selama Ramadan dan Idul Fitri dapat terpenuhi dengan aman dan nyaman," kata Argo.

Editorial Team