Makassar, IDN Times - Aksi blokade jalur Trans Sulawesi di wilayah Luwu oleh warga dan mahasiswa yang menuntut percepatan pemekaran Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya berdampak langsung pada kehidupan masyarakat setempat. Jalan yang ditutup oleh massa aksi sejak beberapa hari terakhir membuat distribusi kebutuhan pokok dan layanan kesehatan terganggu.
Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menekankan bahwa aksi blokade jalan ini memang dimaksudkan sebagai bentuk perjuangan masyarakat. Namun, aksi tersebut justru menimbulkan dampak langsung bagi warga Luwu sendiri, mulai dari terganggunya akses kesehatan hingga suplai kebutuhan pokok.
"Melakukan aksi dengan menutup jalan itu secara tidak langsung sebenarnya menyusahkan orang Luwu sendiri. Karena toh kalau ada yang sakit mau dirujuk dan seterusnya," kata Jufri, Selasa (27/1/2026).
