Makassar, IDN Times - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan mendorong pasar tradisional di wilayahnya menerapkan transaksi secara digital atau non tunai. Hal itu sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di masa pandemik COVID-19.
BI pun memperluas penggunaan standar kode baca cepat atau Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di wilayah Sulsel. Hal ini ditegaskan BI saat acara Ngopi Bareng Obrolin Digitalisasi (Obor Digitalisasi) di Makassar, Senin (7/3/2022).
Dalam acara tersebut, BI melaksanakan kick off program SIAP QRIS di pasar dan mal Sulsel untuk mencapai target 15 juta QRIS nasional tahun 2022.
"Dalam implementasi kebijakan sistem pembayararan menggunakan QRIS, BI berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan mengusung Program Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai ORIS (SIAP QRIS) untuk pasar tradisional dan mal," kata Kepala Perwakilan Kantor BI Sulsel, Causa Iman Karana.
