Makassar, IDN Times - Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) kecelakaan pesawat ATR 42-500 di wilayah Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan mendapat dukungan signifikan dari penerapan modifikasi cuaca. Upaya tersebut dinilai berdampak langsung pada perbaikan kondisi cuaca di area pencarian.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii, menyebut modifikasi cuaca mampu menurunkan intensitas cuaca buruk sekitar 30 persen dari prediksi harian. Dampak tersebut memberi ruang bagi tim SAR untuk mengoptimalkan pergerakan, terutama melalui jalur udara.
"Kalau evaluasi operasi kita laksanakan hari ketujuh tapi hari kelima alhamdulillah operasi modifikasi cuaca juga berpengaruh membantu kita bisa mengurangi 30 persen dari prediksi dalam hari itu kondisi cuaca," kata Syafii di Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Kamis (22/1/2026).
