Manado, IDN Times - Banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Pulau Sia, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026). Peristiwa tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu (4/1/2026) malam.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sitaro, Joickson Sagune, mengatakan sebanyak 13 orang tewas termasuk bayi berusia 2 bulan. "Tiga orang hilang dan 18 lainnya luka-luka," katanya.
Selain menimbulkan korban jiwa, sejumlah jalan terputus dan fasilitas umum rusak parah. Rumah warga dan fasilitas umum ikut tertimbun material berupa lumpur, kayu, hingga batu.
