Makassar, IDN Times - Banjir bandang yang melanda Kabupaten Maros pada Sabtu (21/12/2024) telah menyebabkan ribuan warga mengungsi dari rumah mereka. Proses evakuasi intensif terus berlanjut hingga Senin (23/12/2024).
Tim BPBD setempat dan relawan bekerja keras untuk menyelamatkan warga yang terjebak di daerah terdampak banjir. Posko pengungsian telah didirikan untuk menampung warga yang terdampak. Bantuan darurat terus disalurkan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan.
Warga dari berbagai perumahan, seperti Perumnas Tumalia, Perumahan Andi Banca, dan Grand Sulawesi, secara aktif meminta evakuasi setelah pemukiman mereka terendam banjir. Towadeng mengatakan proses evakuasi diprioritaskan pada warga yang terjebak dan yang membutuhkan perawatan medis. Sejauh ini, tim BPBD juga belum mencatat laporan korban meninggal dunia.
"Kemarin ada 3 kasus yang sakit dan 1 orang hendak melahirkan, itu kita evakuasi," kata Towadeng selaku Kepala BPBD Kabupaten Maros, saat diwawancarai IDN Times via telepon, Senin (23/12/2024).
