Manado, IDNTimes – Sampah masih terus menjadi permasalahan klasik di Sulawesi Utara (Sulut). Meski beberapa kepala daerah telah memasukkan penanganan sampah dalam program utama, masyarakat masih banyak yang belum tergerak turut menangani sampah.
Hanya ada beberapa komunitas yang fokus dalam penanganan sampah di Sulut, seperti, KPAB Elang Tompaso, KPA Likupang, hingga Sea Soldier Sulut. Di sisi lain, tahun 2020 muncul perusahaan start-up bernama Baciraro yang fokus dalam pengolahan kembali sampah-sampah (recycle) yang ada di Sulut.
Baciraro saat ini tengah membangun ekosistem pengelolaan sampah bertanggung jawab. “Jadi model bisnisnya sebenarnya bagaimana edukasi tentang pemilahan sampah di masyarakat. Kemudian sampah yang sudah terpilah bersih itu bisa dijemput oleh Baciraro menggunakan platform saat ini, yaitu grup WhatsApp. Jadi siapa saja yang ingin bergabung menjadi mitra baciraro bisa bergabung dalam platform itu, dan kita secara reguler menjemput ke sumber-sumber timbulan,” terang CEO Baciraro, Marlon Kamagi, Minggu (12/6/2022).