Makassar, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari kondisi normal pada 2026. Sekitar 79 persen wilayah di provinsi ini diperkirakan memiliki sifat hujan di bawah normal selama periode kemarau.
Kepala Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Ayi Sudrajat, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan jumlah curah hujan pada musim kemarau diperkirakan lebih sedikit. Jumlahnya lebih rendah dibandingkan rata-rata tahunan.
"Yang perlu dicermati adalah yang di bawah normal ini. Jadi 79 persen wilayah Sulawesi Selatan akan memasuki kemarau-nya di bawah normal, atau lebih kering dari biasanya," kata Ayi dalam konferensi pers prediksi musim kemarau 2026 melalui Zoom, Jumat (13/3/2026).
