Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Musisi Tionghoa-Makassar, Hoo Eng Djie (kanan) dan salah satu piringan hitam rekamannya. (Kolase Berbagai Sumber)
Musisi Tionghoa-Makassar, Hoo Eng Djie (kanan) dan salah satu piringan hitam rekamannya. (Kolase Berbagai Sumber)

Intinya sih...

  • Lagu-lagu karya musisi mastro Hoo Eng Djie masih populer di Makassar hingga detik ini.

  • Ati Radja menjadi lagu yang paling terkenal, mengajarkan nilai religius dan kekuasaan Tuhan.

  • Sailong, Amma' Ciang, Pasang Teng, dan Sio Sayang juga lagu-lagu populer dengan pesan moral yang mendalam.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Di dunia hiburan Sulawesi Selatan (Sulsel), musik menjadi jembatan akulturasi yang indah antara kebudayaan Tionghoa dan penduduk lokal Makassar. Harmoni dua budaya ini kemudian melahirkan karya-karya legendaris yang tak lekang oleh waktu. Salah satunya adalah lagu-lagu ciptaan Hoo Eng Djie (1907-1960), maestro musik Makassar di paruh pertama abad ke-20.

Di tengah gempuran lagu-lagu modern, senandung karya musisi Tionghoa tersebut masih rutin dibawakan dalam berbagai kesempatan. Mulai dari acara resepsi pernikahan hingga hajatan kebudayaan. Berikut ini IDN Times menyusun daftar pendek berisi 5 lagu daerah Makassar karya Hoo Eng Djie paling populer.

1. Ati Radja, mengajarkan nilai religius dan kekuasaan Tuhan

Lagu ini adalah mahakarya paling ikonik dari Hoo Eng Djie, dan bahkan sering dianggap sebagai "lagu kebangsaan" kedua masyarakat Makassar. Liriknya berisi pesan bahwa Tuhan memiliki sifat pemurah, dan Maha Tahu apa yang manusia inginkan meski bahkan hanya sekadar pinta dalam hari.

Lebih jauh, "Ati Radja" mengajarkan tentang kerendahan hati manusia di hadapan Sang Pencipta. Melodinya yang syahdu mengajak pendengar untuk selalu ingat bahwa nasib dan keberuntungan sepenuhnya berada di tangan Yang Maha Kuasa, sehingga meminta pada-Nya adalah hal yang dianjurkan.

2. Sailong, pesan untuk tetap menjaga budi luhur

"Sailong" terbilang lagu yang populer karena iramanya yang rancak (upbeat) dan penuh semangat. Lagu ini bercerita tentang filosofi hidup, kerja keras, dan bagaimana seseorang harus pintar-pintar membawa diri saat bergaul di tengah masyarakat.

Pesan utama dalam lagu ciptaan Hoo Eng Djie ini adalah menekankan pentingnya menjaga martabat dan kehormatan diri di mana pun kita berada. Ia hendak mengingatkan bahwa kesuksesan sejati hanya bisa diraih melalui ketekunan dan budi pekerti yang luhur.

3. Amma' Ciang, ungkapan rindu saat jauh dari sang kekasih

Lagu ini memiliki nuansa romantis yang kental dengan balutan sastra Makassar yang dibungkus rentetan metafora indah. "Amma' Ciang" sendiri mengisahkan tentang kerinduan mendalam terhadap pasangannya, serta keteguhan untuk terus menjaga kesetiaan.

Liriknya menggambarkan betapa perasaan cinta dapat memberi kekuatan sekaligus kegelisahan saat berjauhan dengan sang tambatan hati. Lagu ini membuktikan bahwa Hoo Eng Djie memiliki pemahaman emosional mendalam terhadap nilai-nilai kasih sayang khas masyarakat Makassar.

4. Pasang Teng, nasihat untuk menjaga keteguhan hati

"Pasang Teng" adalah lagu yang berisi petuah atau nasihat (pasang) tentang pentingnya keteguhan hati. Judulnya sendiri merujuk pada pesan nan kuat sekaligus mendalam kepada seseorang agar tidak mudah goyah oleh apapun pengaruh buruk dari luar.

Makna lagu tersebut menekankan bahwa integritas adalah harta yang paling berharga bagi setiap individu. Hoo Eng Djie seolah mengingatkan bahwa setiap langkah yang diambil harus didasari oleh kejujuran dan prinsip hidup kukuh, agar tidak tersesat di kemudian hari.

5. Sio Sayang, patah hati yang penuh kesedihan

Cinta memang selalu menjadi inspirasi untuk Hoo Eng Djie, salah satunya dalam lagu "Sio Sayang" ini. Berbeda dengan "Amma' Ciang", yang digambarkan justru perasaan kehilangan. Liriknya menggunakan kata-kata menyentuh hati untuk menggambarkan perpisahan, entah karena jarak maupun keadaan yang tidak berpihak.

Lagu ini mengandung pesan tentang ketulusan dalam mencintai dan keikhlasan dalam menerima kenyataan pahit. Hooe Eng Djie berhasil menuangkan melodi yang membuat pendengarnya bisa larut dalam suasana melankolis, sekaligus merenungi makna sebuah pertemuan kendati akhirnya harus berpisah.

Itu tadi 5 lagu bahasa Makassar ciptaan Hoo Eng Djie yang paling populer. Apa kamu sudah pernah mendengarnya?

Editorial Team