Makassar, IDN Times - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengungkapkan masih tingginya ketidaktepatan penyaluran bantuan sosial di Indonesia. Dari hasil evaluasi pemerintah, sekitar 45 persen bantuan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako, terindikasi tidak tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi bersama pemerintah daerah dan pilar sosial se-Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Sabtu (18/4/2026). Silaturahmi ini juga dihadiri oleh para pendamping PHK se-Sulsel.
"Ditengarai 45 persen penerima manfaat sembako dan penerima manfaat program PKH itu sebagai tidak tepat sasaran. Pendamping-pendamping ini hanya terima jadi," kata Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul.
