Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
17 Pendaki Selamat dari Erupsi Gunung Dukono, 3 Masih Dicari
Salah satu korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat pagi (8/5/2026), berhasil selamat. Dok. Basarnas Ternate.

Makassar, IDN Times - Dari total 20 pendaki yang terjebak erupsi Gunung Dukono, Maluku Utara, Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima belas pendaki dan dua pemandu dalam kondisi selamat, Jumat (8/5/2026).

Dari jumlah dua puluh tersebut, 11 orang merupakan warga negara Indonesia (WNI), sementara 9 lainnya adalah warga negara asing (WNA). Sedangkan lima belas pendaki yang berhasil dievakuasi, masing-masing 8 orang merupakan WNI dan 7 lainnya WNA.

Dua pendaki lainnya yang merupakan pemandu lokal juga dipastikan selamat dan kini bergabung membantu proses pencarian. Sementara tiga pendaki lainnya masih dalam pencarian.

"Masing-masing dua WNA dan satu WNI yang masih dalam pencarian," ucap Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani dalam keterangannya kepada IDN Times, Jumat malam.

Namun, operasi SAR terpaksa dihentikan sementara pada pukul 20.00 WIT. Pencarian akan kembali dilanjutkan pada Sabtu, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan tim di lapangan.

Iwan Ramdani mengatakan keputusan tersebut diambil karena kondisi di lokasi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian pada malam hari.

“Operasi akan dilanjutkan besok. Adapun kendala yang dihadapi oleh Tim Gabungan di lokasi di antaranya kondisi cuaca hujan, medan terjal, visibility terbatas, hingga bahaya erupsi susulan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, PMI, Dinas Kesehatan, potensi SAR, petugas pos pemantauan gunung api, relawan, serta masyarakat telah bekerja maksimal sejak awal operasi.

"Mohon doanya agar Operasi SAR terhadap 3 orang Pendaki yang masih dalam pencarian dapat berjalan dengan aman, lancar dan maksimal," tandasnya.

Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, erupsi pada Jumat pagi (8/5/2026). Sebanyak 20 pendaki dilaporkan terjebak, dan tim SAR gabungan langsung bergerak mengupayakan evakuasi setelah menerima sinyal darurat atau SOS dari lokasi pendakian.

Editorial Team