Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
16 Jemaah Embarkasi Makassar Wafat, Mayoritas karena Jantung
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, saat menyambut kedatangan Kloter 1 Debarkasi Makassar pada Senin (1/6/2026) malam. (Dok. Humas Kemenhaj Sulsel)
  • Sebanyak 16 jemaah haji Embarkasi Makassar wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, mayoritas akibat gangguan pernapasan dan penyakit jantung.
  • Para jemaah yang meninggal berasal dari berbagai provinsi di wilayah Embarkasi Makassar, dengan dominasi asal Sulawesi Selatan serta rentang usia 50 hingga 60 tahun.
  • Pemulangan jemaah dimulai pada 1 Juni 2026 melalui kedatangan Kloter 1 asal Soppeng, dengan mayoritas jemaah tiba dalam kondisi sehat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Sebanyak 16 jemaah haji Embarkasi Makassar dilaporkan wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi hingga awal proses pemulangan jemaah ke Tanah Air. Sebagian besar jemaah meninggal akibat gangguan pernapasan dan penyakit jantung.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, mengatakan jumlah tersebut merupakan data yang tercatat hingga kedatangan Kloter 1 Debarkasi Makassar pada Senin (1/6/2026) malam.

"Sampai saat ini 16 jemaah yang meninggal. Semoga tidak bertambah," kata Ikbal di Asrama Haji Makassar.

1. Mayoritas meninggal akibat gangguan pernapasan dan jantung

Kota Makkah, Arab Saudi, dengan latar Makkah Tower. (IDN Times/Yogi Pasha)

Ikbal menjelaskan penyebab kematian jemaah didominasi oleh gangguan pernapasan dan penyakit jantung. Kondisi kesehatan jemaah menjadi salah satu faktor yang memengaruhi risiko selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

"Rata-rata penyebab meninggalnya sesak napas dan jantung," katanya.

Menurut Ikbal, para jemaah yang wafat berasal dari berbagai kelompok usia. Sebagian besar berada pada rentang usia 50 hingga 60 tahun.

"Macam-macam usianya. Ada 50-an, 60-an," katanya.

2. Jemaah wafat berasal dari beberapa provinsi

Kota Makkah, Arab Saudi. (IDN Times/Yogi Pasha)

Data PPIH mencatat jemaah yang meninggal berasal dari sejumlah provinsi yang masuk dalam wilayah pelayanan Embarkasi Makassar. Rinciannya, 11 jemaah asal Sulawesi Selatan, satu Sulawesi Barat, dua Sulawesi Tenggara, satu Maluku Utara, dan satu Maluku.

Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal sebelum sempat berangkat ke Tanah Suci. Jemaah tersebut berasal dari Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Selain itu, Embarkasi Makassar juga mencatat terdapat 22 calon jemaah yang tidak jadi berangkat tahun ini. Rinciannya 14 orang sakit, empat orang hamil, satu orang wafat sebelum keberangkatan, dan tiga orang menunda keberangkatan.

3. Pemulangan jemaah mulai berlangsung

Jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Makassar tiba di Asrama Haji Sudiang, Senin (1/6/2026) malam. IDN Times/Asrhawi Muin

Pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar dimulai dengan kedatangan Kloter 1 asal Kabupaten Soppeng pada 1 Juni 2026. Sebanyak 391 jemaah dan petugas tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebelum diterima di Aula Arafah Asrama Haji Makassar.

Ikbal menyebut mayoritas jemaah yang tiba bersama kloter perdana dalam kondisi sehat. Seluruh jemaah tersebut telah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci sebelum kembali ke Indonesia.

"Saya perhatikan tadi semua jemaah haji yang datang alhamdulillah sehat semua. Semoga jadi haji yang mabrur," katanya.

Editorial Team

Related Article