Makassar, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, mengusulkan penambahan kuota gas Elpiji bersubsidi sebesar 5-10 persen dari kuota tahun sebelumnya. Jika tahun 2021 lalu Sulsel mengusulkan 275.880 metrik ton, maka di tahun ini diusulkan 373.817 metrik ton.
Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi ESDM Sulsel, Jamaluddin, mengatakan jatah Elpiji untuk Sulsel belum ditetapkan. Saat ini penentuan kuota gas Elpiji bersubsidi masih dalam tahap pembahasan di ESDM.
"Terlambat memang penetapannya tapi itu pasti disalurkan. Nanti tinggal disesuaikan yang sudah terealisasi. Biasanya Bulan Februari ditetapkan," ujar Jamaluddin, Kamis (11/1/2021).