Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi alat menyimpan makeup (freepik.com/freepik)
Ilustrasi alat menyimpan makeup (freepik.com/freepik)

Makeup memang jadi penyelamat di banyak momen. Entah itu saat buru-buru tapi harus tetap tampil segar, atau ketika ingin tampil maksimal di acara penting. Tapi sayangnya, banyak orang sering lupa satu hal penting, menjaga kebersihan perlengkapan makeup. Padahal, alat makeup yang kotor bisa jadi sarang bakteri yang siap bikin kulitmu breakout tanpa ampun.

Banyak kasus jerawat, bruntusan, dan iritasi kulit yang ternyata berasal dari alat makeup yang jarang dibersihkan. Bayangin aja, tiap kali kamu pakai brush atau sponge, kotoran, minyak, dan sisa produk menumpuk di sana. Kalau nggak dibersihin rutin, bakteri bakal berkembang biak dan akhirnya pindah ke wajahmu. Jadi, sebelum kamu salahkan skincare yang “nggak mempan”, coba deh lihat lagi alat makeup-mu. Udah bersih belum?

1. Spons makeup yang sering dipakai tanpa dicuci bisa jadi sarang bakteri paling berbahaya

Ilustrasi spons makeup (freepik.com/freepik)

Spons makeup, apalagi beauty blender, memang jadi andalan buat bikin hasil foundation terlihat flawless. Tapi karena teksturnya yang menyerap produk cair, spons jadi tempat favorit bakteri berkembang biak. Apalagi kalau kamu sering memakainya dalam kondisi lembap dan langsung ditaruh di tempat tertutup, wah itu bisa jadi bencana buat kulitmu.

Membersihkan spons makeup sebenarnya nggak sulit, tapi harus konsisten. Idealnya, spons dicuci setelah 1–2 kali pemakaian. Gunakan sabun khusus atau baby shampoo, lalu keringkan di tempat yang punya sirkulasi udara bagus. Jangan cuma cuci seminggu sekali kalau kamu pakai setiap hari, karena itu sama aja kayak ngusap wajah pakai spons penuh kuman.

2. Kuas makeup penuh sisa produk bisa menyumbat pori-pori dan memicu jerawat

Ilustrasi kuas makeup (freepik.com/rawpixel.com)

Kuas makeup, terutama yang dipakai untuk bedak, blush, atau eyeshadow, seringkali terlihat bersih padahal menyimpan banyak debu dan sisa produk. Kalau terus dipakai tanpa dibersihkan, kuas bisa menyebarkan bakteri dan membuat pori-pori wajah tersumbat. Hasilnya? Muncul jerawat kecil yang nyebelin dan susah hilang.

Kamu nggak harus cuci kuas tiap hari, tapi paling nggak seminggu sekali itu wajib. Pakai sabun lembut atau pembersih khusus kuas, lalu bilas sampai bersih dan keringkan dengan posisi miring ke bawah. Kuas yang bersih nggak cuma lebih aman buat kulit, tapi juga bikin aplikasi makeup jadi lebih presisi.

3. Tempat penyimpanan makeup yang kotor bisa memindahkan kuman ke alat dan wajahmu

Ilustrasi alat menyimpan makeup (freepik.com/freepik)

Pernah lihat debu numpuk di pouch atau laci makeup kamu? Nah, itu bisa jadi sumber masalah juga. Tempat penyimpanan yang nggak bersih akan ikut mengotori alat-alat makeup di dalamnya. Apalagi kalau kamu sering bawa pouch di tas dan jarang cek kebersihannya, bisa jadi alat yang tadinya bersih malah jadi kotor karena lingkungan penyimpanannya.

Rajin-rajin deh bersihin pouch atau laci makeup, minimal dua minggu sekali. Lap bagian dalamnya dengan tisu basah antibakteri atau kain bersih, dan buang produk yang udah nggak layak pakai. Dengan begitu, kamu bisa pastikan alat makeup tetap higienis dan nggak jadi pemicu masalah kulit.

4. Penjepit bulu mata yang jarang dibersihkan bisa sebabkan infeksi di area mata

Ilustrasi penjepit bulu mata (freepik.com/Anastasia Kazakova)

Penjepit bulu mata sering banget luput dari perhatian. Padahal alat ini bersentuhan langsung dengan area mata yang super sensitif. Kalau bagian karetnya kotor atau berkarat, risiko infeksi dan iritasi mata jadi makin tinggi. Bahkan bisa menyebabkan bintitan kalau kebersihannya diabaikan terus-menerus.

Setelah dipakai, biasakan bersihkan penjepit bulu mata dengan tisu beralkohol atau cairan antiseptik. Ganti karetnya setiap beberapa bulan, terutama kalau udah mulai keras atau mengelupas. Ingat, menjaga kebersihan alat kecil seperti ini bisa menyelamatkan mata kamu dari berbagai gangguan yang nggak perlu.

5. Cermin makeup yang jarang dibersihkan bisa memantulkan debu dan kotoran ke wajahmu

Ilustrasi cermin makeup (freepik.com/freepik)

Cermin mungkin bukan alat makeup yang langsung menyentuh wajah, tapi jangan salah, permukaannya bisa jadi tempat menumpuknya debu, minyak, bahkan sisa produk yang terbang saat kamu touch up. Kalau dibiarkan, kotoran ini bisa kembali ke wajah lewat tangan atau alat makeup yang menyentuh permukaan cermin.

Solusinya gampang, cukup bersihkan cermin makeup dengan lap bersih dan cairan pembersih kaca seminggu sekali. Selain bikin cermin terlihat jernih dan enak dipakai, ini juga jadi langkah kecil yang bantu jaga kebersihan keseluruhan rutinitas makeup kamu. Kebiasaan kecil yang kadang disepelekan, tapi efeknya besar buat kulit sehat.

Kebersihan perlengkapan makeup itu sama pentingnya dengan skincare yang kamu pakai setiap hari. Yuk, mulai sekarang lebih peduli sama kebersihan alat makeup kamu sebelum masalah kulit muncul dan bikin kamu nyesel belakangan.

Sumber:

  • https://www.qedskincare.com/blogs/qed-skincare-informations-tips/how-often-should-you-clean-your-makeup-tools
  • https://www.wanderbeauty.com/blogs/the-essentials-edit/how-often-should-you-clean-your-makeup-tools?srsltid=AfmBOooWogVXVxPRLBZw8zsC7tpDkhne1R6qj_huFP6dYa-6SiRdaYzg
  • https://www.mnssltd.co.uk/hygiene-beauty-tools-cleaning-guide/

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team