Pernah mendengar istilah "platonic relationship"? Meskipun terdengar cukup ilmiah, maknanya sebenarnya sederhana: sebuah hubungan pertemanan yang tulus, tanpa melibatkan unsur romantis atau seksual. Biasanya, istilah ini merujuk pada persahabatan antara dua orang lawan jenis yang tetap berada di ranah murni sebagai teman.
Namun, menariknya, istilah ini sering kali memunculkan pertanyaan atau bahkan dilema di tengah masyarakat. Mengapa sebuah hubungan yang "hanya teman" bisa terasa begitu rumit? Apa yang membuatnya istimewa atau justru membingungkan?