ilustrasi orang marah (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Berpikir sebelum melakukan sesuatu, itu memang perlu. Namun, jika berlebihan itu juga gak disarankan. Sebab, berpikir secara berlebihan, dapat memicu naiknya emosi hingga gak terkendali. Berharap dengan berpikir, kamu akan menemukan solusi, tapi kenyataannya malah kamu bisa semakin tersulut emosi.
Overthinking dapat menyebabkanmu mengalami kendala dalam hal mengendalikan emosi diri, karena akibat cara berpikirmu yang berlebihan tersebut. Jika, emosi sudah sulit dikontrol, maka solusi dari apa yang saat ini menjadi beban pikiranmu, pastinya tak kunjung menemukan pemecahan masalah yang tepat.
Memikirkan suatu hal secara tak wajar, bukanlah kebiasaan yang baik untuk kamu pertahankan. Segera atasi untuk bisa menghentikannya, sebelum semuanya semakin berantakan. Kelima alasan di atas, seharusnya mampu menyadarkanmu, bahwa kebiasaan overthinking rentan membuatmu pusing sendiri.
Cobalah berikan batasan saat kamu sedang memikirkan suatu hal. Lalu, saat waktunya sudah habis, segeralah ambil keputusan yang tepat dari pertimbangan yang kamu lakukan sebelumnya. Memikirkan satu hal secara berlama-lama, akan membuatmu semakin bimbang nantinya. Permasalahan pun tak kunjung menemukan solusinya.
Overthinking berdampak negatif dalam berbagai hal, salah satunya kepercayaan diri yang kamu miliki. Berpikir secara berlebihan saat mengambil keputusan, akan menumbuhkan keraguan di dalam diri. Sehingga, tingkatan rasa percaya diri pun kian menurun. Jika, hal ini terjadi, semakin hari pasti kamu bisa semakin pusing, karena selalu kesulitan dalam hal mengambil keputusan maupun menyelesaikan proyek pekerjaan.