Ilustrasi marah (pexels.com/RDNE Stock)
Sikap menantu yang mencoba membatasi atau mengontrol hubungan pasangan dengan orang tuanya bisa menjadi sumber konflik besar. Misalnya, melarang pasangan untuk sering berkunjung atau berkomunikasi dengan orang tuanya. Sikap ini dapat menyebabkan rasa ketegangan dan kemarahan dari pihak mertua, yang merasa terasingkan atau dijauhkan dari anak mereka.
Padahal seharusnya sama-sama saling mengerti dan memberikan perhatian pada mertua. Bukan malah tidak memperbolehkan pasangan bertemu dengan orang tuanya sendiri.
Mengelola hubungan dengan mertua membutuhkan rasa hormat, komunikasi yang baik, kesediaan untuk beradaptasi, dan pengertian. Dengan sikap yang positif dan terbuka, banyak potensi konflik dapat dihindari dan hubungan yang harmonis dapat tercipta.