Makassar, IDN Times - Dalam khazanah budaya Bugis-Makassar, menjunjung tinggi kehormatan dan menjaga harga diri adalah hal yang mutlak dilakukan. Ini sudah masuk dalam falsafah "Siri' na pacce", sebuah slogan yang kerap didengungkan.
Leonard Y. Andaya dalam buku The Heritage of Arung Palakka (Springer, 1981) juga menyelipkan pembahasan panjang perihal konsep siri' (berarti "rasa malu") dan pesse (Bugis) atau pacce (Makassar), untuk mengajak pembaca memahami lebih dalam kultur dua kerajaan yang terlibat dalam Perang Makassar. Andaya menulis bahwa rasa malu dan harga diri bak satu paket yang tak terpisahkan.
Jika seseorang mendapat rasa malu (masiri') dari sebuah kejadian, ia diharap segera bertindak untuk memulihkan harga diri. Stigma masyarakat pada seseorang yang sudah tenggelam dalam siri' memang begitu besar. Bahkan, nyawa pun akan dikorbankan demi menghapus coreng-moreng pada martabat.