Makassar, IDN Times - Masjid Jami Tua jadi salah satu bangunan peninggalan Islam dari Kerajaan Luwu yang masih kokoh berdiri. Masjid tersebut dibangun oleh Pattipasaung, Datu' Luwu ke-16 yang bergelar Sultan Abdullah (1615-1637) serta putra Raja Luwu pertama yang memeluk Islam yaitu La Patiware Daeng Parabu, pada tahun 1619.
Masjid dengan luas 15 meter persegi ini ini terletak tepat di jantung Kota Palopo, tepatnya di perempatan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Andi Machulau, Kelurahan Batupasi, Kecamatan Wara Utara. Bentuk arsitektur aslinya masih dipertahankan, mulai dari dinding batu padas (andesit) dengan formasi bersusun hingga atapnya yang bertumpuk tiga khas rumah joglo.
Hanya seratus meter dari Masjid Jami Tua, terdapat Istana Langkanae, pusat pemerintahan Kerajaan Luwu. Saat Pattipasaung memindahkan ibukota dari Malengke menuju Ware' (kini Palopo) di tahun-tahun awal pemerintahannya, turut dibangun pula kompleks pusat pemerintahan yang baru. Dan di dalam kompleks tersebut adalah Masjid Jami Tua dan Istana Langkanae.
