ilustrasi makan sahur untuk puasa Ramadhan (pexels.com/Thirdman)
Puasa pada bulan Ramadan adalah suatu kewajiban dan perintah dari Allah SWT untuk semua kalangan kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan. Puasa, secara bahasa diambil dari bahasa Arab “shaumu” yang berarti “menahan diri dari segala sesuatu”, seperti menahan makan, minum dan nafsu.
Sedangkan menurut istilah, puasa berarti “menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkannya, mulai dari terbit fajar (waktu azan subuh) sampai terbenamnya matahari, dengan niat dan beberapa syarat yang sudah ditetapkan dalam syariah Islam.” (Sumber: buku Fiqh Islam, BAB Puasa, karangan H. Sulaiman Rasjid, 2016).
Jadi, Puasa Ramadan itu hanya diwajibkan bagi kaum Muslimin yang memenuhi syarat saja, seperti sehat akal (tidak ada gangguan jiwa atau gila), sudah balig atau dewasa (kira-kira umur 15 tahun) tapi bagi anak-anak belum diwajibkan untuk berpuasa, dan kuat berpuasa (orang yang sakit tidak diwajibkan untuk berpuasa).
Salah satu ayat Al-Quran yang memerintahkan umat Muslim untuk berpuasa pada bulan Ramadan:
“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Yaitu) beberapa hari tertentu.” (QS. Al-Baqarah/2: ayat 183-184)
Puasa selama sebulan penuh inilah yang menjadi keutamaan dan kegembiraan bagi kaum Muslimin, karena dengan berpuasa dosa-dosa akan diampuni oleh Allah SWT., membersihkan hati dan jiwa, dan menanamkan kecintaan kepada fakir-miskin, karena merasakan lapar yang luar biasa pada saat sedang berpuasa. Apalagi jika puasa dilakukan dengan bersama-sama keluarga dan seluruh kaum Muslimin, pasti sangat menyenangkan dan menambah semangat. Dan puasa sebulan penuh ini hanya ada di bulan Ramadan saja, tidak pada bulan-bulan lain. Maka, maksimalkan puasa kita di bulan Ramadan, ya.