Siapa yang isi galeri gadget atau ponselnya memiliki belasan ribu foto dan video? Padahal tidak semua yang ada di sana itu penting. Bisa jadi hanya berupa tangkapan layar yang sudah lama dibiarkan. Ketika ingin menghapusnya pasti muncul kalimat "eh gak jadi dihapus, deh. Siapa tahu nanti digunain lagi", padahal juga akhirnya tidak digunakan.
Kenyataan tersebut dikenal dengan istilah"digital hoarding" atau penimbunan data digital. Fenomena ini menjadi semakin relevan, terutama di kalangan generasi muda yang hidup berdampingan dengan teknologi. Berikut adalah definisi, asal mula istilah, dan tips mengatasi digital hoarding yang semoga berguna untukmu!