Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi liburan tapi gak healing (pexels.com/Ketut Subiyanto)
ilustrasi liburan tapi gak healing (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Liburan seharusnya jadi waktu untuk bersantai, melepas penat, dan menyegarkan pikiran setelah sibuk bekerja. Namun, banyak pekerja justru melakukan kesalahan tanpa sadar saat liburan, sehingga momen yang seharusnya menyenangkan berubah jadi melelahkan. 

Kalau kamu termasuk yang sering merasa liburanmu gak maksimal, mungkin kamu melakukan salah satu dari tujuh kesalahan berikut ini. Jangan diulang di liburan kali ini, ya!

1. Membawa pekerjaan ke tempat liburan

ilustrasi lakukan hybrid work (pexels.com/Vlada Karpovich)

Kesalahan pertama yang paling sering dilakukan adalah membawa pekerjaan saat liburan. Mungkin kamu berpikir untuk cuma mengecek email sebentar atau cuma melakukan revisi kecil. Tapi, kebiasaan ini bikin liburanmu kehilangan esensinya.  

Saat kamu terus melakukan pekerjaan, otakmu gak punya waktu untuk benar-benar istirahat. Akibatnya, setelah liburan selesai, kamu tetap merasa lelah dan kurang produktif. Solusinya? Batasi dengan jelas pekerjaan dan waktu liburan. Matikan notifikasi kerja dan biarkan dirimu sepenuhnya menikmati waktu untuk diri sendiri.  

2. Merencanakan jadwal yang terlalu padat

ilustrasi staycation bersama sahabat (freepik.com/freepik)

Punya rencana untuk liburan memang penting, tapi terlalu memadatkan jadwal justru bikin kamu kelelahan. Banyak orang ingin memanfaatkan setiap menit liburan dengan mengunjungi banyak tempat atau melakukan banyak aktivitas. Alhasil, liburan malah terasa seperti maraton, bukan relaksasi.  

Kamu perlu mengingat bahwa liburan adalah waktu istirahat. Sisakan ruang di jadwalmu untuk bersantai dan menikmati momen tanpa terburu-buru. Kadang, duduk di kafe lokal sambil menikmati secangkir kopi bisa jauh lebih menyenangkan daripada berlari-lari mengejar itinerary.

3. Menghabiskan terlalu banyak waktu di media sosial

ilustrasi mengikuti tren di media sosial (freepik.com/freepik)

Alih-alih menikmati momen liburan, banyak orang justru sibuk mengambil foto dan mengunggahnya ke media sosial. Gak ada yang salah dengan berbagi momen liburan, tapi kalau terlalu fokus pada likes dan views, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk benar-benar merasakan liburan itu sendiri.  

Daripada terus-terusan memegang ponsel, coba letakkan gadget-mu dan nikmati suasana sekitar. Simpan momen dalam ingatan, bukan hanya di kamera. Kamu akan merasa lebih puas karena benar-benar hadir di setiap momen liburanmu.

4. Mengabaikan kesehatan selama liburan

ilustrasi makan dan ngobrol bersama keluarga (freepik.com/freepik)

Liburan sering jadi alasan untuk makan berlebihan, begadang, atau mengabaikan rutinitas sehat. Padahal, kebiasaan ini bisa membuat tubuhmu malah merasa gak nyaman. Misalnya, terlalu banyak makan makanan berat atau junk food bisa bikin perut kembung dan mood jadi jelek.  

Tetap jaga pola makan sehat, minum cukup air, dan tidur dengan waktu yang cukup selama liburan. Jika memungkinkan, tambahkan aktivitas ringan seperti berjalan-jalan santai di pagi hari. Dengan tubuh yang segar, kamu bisa menikmati liburan dengan lebih maksimal.

5. Mengeluarkan uang secara berlebihan

ilustrasi doom spending (pexels.com/Karolina Kaboompics)

Banyak pekerja yang merasa liburan adalah momen untuk balas dendam setelah bekerja keras sepanjang tahun. Akibatnya, mereka cenderung mengeluarkan uang tanpa perhitungan. Mulai dari memesan hotel mahal, belanja impulsif, hingga makan di restoran mewah setiap hari.  

Meski liburan adalah waktu untuk bersenang-senang, kamu tetap perlu mengatur anggaran. Liburan yang terlalu boros bisa bikin stres saat kembali bekerja, apalagi kalau tagihan kartu kredit mulai berdatangan. Tetapkan batas pengeluaran dan tetap berpegang pada anggaran tersebut.

6. Mengabaikan waktu untuk diri sendiri

ilustrasi situasi di jalanan (pexels.com/Kaique Rocha)

Liburan sering dihabiskan bersama keluarga, pasangan, atau teman-teman. Meskipun menyenangkan, terlalu banyak menghabiskan waktu dengan orang lain bisa bikin kamu lupa untuk memberikan ruang bagi diri sendiri.  

Sisihkan waktu untuk me-time, entah itu membaca buku di balkon hotel, menikmati pemandangan alam sendirian, atau sekadar menulis jurnal. Waktu untuk diri sendiri akan mengembalikan energi mental dan emosionalmu, terutama jika pekerjaanmu sehari-hari melibatkan banyak interaksi dengan orang lain.

7. Gak merencanakan waktu untuk pulih setelah liburan

ilustrasi seseorang melakukan decluttering (pexels.com/Ron Lach)

Banyak pekerja langsung kembali ke rutinitas kerja sehari setelah liburan. Ini adalah kesalahan besar karena tubuh dan pikiranmu belum sepenuhnya pulih dari perjalanan atau aktivitas liburan. Akibatnya, kamu malah merasa lebih lelah saat kembali ke kantor.  

Idealnya, sisakan satu atau dua hari setelah liburan untuk beristirahat di rumah sebelum kembali bekerja. Gunakan waktu ini untuk merapikan barang bawaan, tidur lebih lama, atau sekadar bersantai tanpa melakukan apa-apa. Dengan begitu, kamu bisa memulai hari kerja dengan energi yang segar.  

Liburan adalah waktu yang sangat penting jadi jangan biarkan kesalahan-kesalahan ini merusak momen santaimu. Ingat, tujuan utama liburan adalah untuk menyegarkan diri, bukan menambah stres. Jadi, manfaatkan waktu liburanmu dengan bijak agar kamu kembali bekerja dengan semangat baru dan pikiran yang lebih jernih.  

Kalau kamu, kesalahan mana yang paling sering kamu lakukan saat liburan? Yuk, mulai ubah kebiasaan buruk dan nikmati liburanmu dengan lebih maksimal! 

Editorial Team