Comscore Tracker

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana Toraja

Ada sejumlah aturan tak tertulis yang harus kamu taati

Sulsel, IDN Times - Tanah Toraja memiliki satu destinasi yang dinilai sakral bagi warga setempat, yaitu Kete Kesu. Sama seperti desa adat lainnya, ada aturan-aturan tak tertulis yang perlu kamu ketahui sebelum mengunjungi tempat ini. 

Pada Maret tahun lalu, kelakuan sepasang remaja yang mengunjungi Kete Kesu menuai kemarahan warga setempat. Foto liburan keduanya di Kete Kesu juga menjadi viral dan mendapat ribuan hujatan. Foto dengan pose seolah mengolok tengkorak yang ada di wisata tersebut dianggap sangat gak etis dan melanggar aturan adat.

 Kasus ini tentu membuat kita bertanya-tanya, apa itu Kete Kesu dan seberapa sakral desa yang dikunjungi puluhan ribu wisatawan setiap tahunnya?

Berikut ini tujuh fakta seputar Kete Kesu yang wajib kamu pahami sebelum memutuskan untuk pelesir ke sana.

1. Kete Kesu menyimpan sejarah keberadaan masyarakat Tana Toraja

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Berada di Desa Bonaran, sekitar lima kilometer dari pusat kota Rantepao, akses menuju desa ini cukup butuh perjuangan dengan jalan beraspal yang gak begitu luas. Sepanjang jalan menuju kawasan adat, kamu bakal disuguhkan pemandangan asri persawahan dan alang-alang.

Desa ini diyakini menjadi salah satu tempat saksi sejarah awal mula keberadaan masyarakat Tana Toraja. Kete Kesu telah dihuni para leluhur yang terbukti dengan keberadaan pahatan, serta peninggalan jejak kearifan lokal sebagai bukti adanya peradaban ratusan tahun silam.

2.  Kete Kesu makam para bangsawan zaman dulu

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Pahatan dinding batu Kete Kesu begitu penuh makna. Jika kamu memerhatikan dindingnya, terdapat beberapa makam khusus yang diletakkan di posisi paling tinggi. Itu merupakan makam para bangsawan Tana Toraja.

Foto beberapa tetua dan cendekiawan juga dapat dilihat di sepanjang jalan menuju makam goa.

3. Menyimpan peninggalan bersejarah

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Di Kete Kesu, kamu bisa melihat sisa-sisa peninggalan bersejarah yang berumur ratusan tahun, mulai dari rumah adat (Tongkonan), ukiran dinding, artefak hingga makam orang-orang penting di masa lalu.

Ada 6 Tongkonan dengan 12 lumbung padi yang berusia 300 tahun, makam goa, dan makam tebing  berusia 500 tahun. Salah satu pemakaman tertua di dunia ada di lokasi wisata ini, lho.

4. Lokasi sakral berlangsung upacara adat, khususnya di bulan Juni dan Desember

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Memasuki lokasi Kete Kesu, kamu akan menjumpai beberapa makam di bukit dan tulang belulang di beberapa lokasi tertentu. Di hari khusus antara bulan Juni dan Desember, masyarakat Toraja akan berkumpul Kete Kesu untuk melaksanakan upacara adat penghargaan kepada leluhur dan pemakaman Rambu Solo.

 

5. Kete Kesu masuk daftar cagar budaya warisan dunia versi  UNESCO

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Sebagai orang Indonesia, kita harus bangga. Dunia melalui UNESCO mengakui keberadaan Kete Kesu sebagai cagar budaya warisan dunia. Gak cuma orang Toraja atau Indonesia, penobatan UNESCO ini juga berarti masyarakat dunia memiliki peran dan tanggung jawab bersama menjaga warisan yang ada di Kete Kesu.

6. Turis yang datang harus menjaga sopan santun layaknya berziarah ke makam leluhur

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Dibuka sebagai lokasi wisata, bukan berarti kamu bisa bersenang-senang, layaknya di pantai saat berada di Kete Kesu. Memang gak ada aturan tertulis sih, tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya dan merasa sedang berada di taman bermain. 

Namun, kamu tetap harus menjaga sikap kalau ke lokasi ini. Apa pun itu, Kete Kesu sangat berarti bagi masyarakat Toraja. Lokasi ini adalah pemakaman para leluhur mereka. Jadi, sebaiknya kamu berpose sewajarnya ya. Kamu gak ingin liburan bahagiamu di Kete Kesu berakhir dengan kemalangan, kan?

7. Hukuman adat bagi mereka yang melanggar aturan

7 Fakta Kete Kesu, Tempat Sakral di Tana TorajaIDN Times/Rosita A.

Kalau kamu masih nekad untuk melakukan hal "gila" di Kete' Kesu, bersiaplah kena masalah besar. Gak cuma berurusan dengan polisi, kamu langsung memperoleh peringatan adat dari tokoh masyarakat.

Hukum adat bervariasi, tergantung pelanggarannya. Mulai dari denda berupa persembahan hewan sembelih, hingga pelayanan adat dan penahanan.

Nah, mulai dari sekarang, sebaiknya kamu menyempatkan diri untuk cari tahu dulu tentang destinasi wisata yang akan kamu kunjungi. Menyalurkan kebahagian saat liburan boleh saja sih, tapi gak boleh berlebihan, apalagi melanggar aturan adat masyarakat setempat. Selamat liburan, tetap jadi turis yang bijak ya.

 

 

Baca Juga: Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya