Comscore Tracker

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja 

Tak sembarangan bayi bisa dimakamkan secara passiliran

Sulsel, IDN Times - Tana Toraja merupakan salah satu tujuan wisata yang eksotik di Tanah Air. Ketenarannya bahkan sampai ke mancanegara.

Salah satu yang menjadi daya pikat Tana Toraja adalah tradisi dan budaya leluhur yang masih dipertahankan hingga saat ini. Tradisi yang masih bisa kamu jumpai jejaknya adalah kuburan khusus bayi.

Ya, Toraja menjadi salah satu daerah di dunia yang menyakini kesakralan kematian bayi. Dikenal dengan sebutan passiliran, kuburan bayi bisa kamu kunjungi di Kambira.

Ada sejumlah ketentuan agar bayi bisa dimakamkan secara passiliran. Penuh filosofi mendalam, berikut ini tujuh fakta tentang kuburan bayi Kambira yang fenomenal.

1. Bayi meninggal ketika usianya belum genap 6 bulan

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja 
instagram.com/rhadin99

Bayi yang dimakamkan secara khusus ini adalah bayi-bayi yang meninggal dunia saat usianya belum genap enam bulan. Bayi yang berusia di bawah enam bulan masih dianggap suci dan tidak memiliki dosa sama sekali. Sehingga dia harus melalui proses pemakaman khusus untuk membuatnya seolah kembali ke rahim ibu.

2. Bayi yang meninggal juga belum tumbuh gigi

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja 
instagram.com/zuryahikmah

Selain persayaratan usia, yang akan mengikuti prosesi passiliran adalah bayi yang belum tumbuh gigi. Sama halnya dengan usia, bayi yang belum tumbuh gigi berhak memperoleh hak pemakaman khusus untuk kembali ke Maha Pencipta.

3. Dimakamkan di pohon tarra

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja 
instagram.com/mint__c

Pohon tarra menjadi satu-satunya yang dipilih untuk passilliran. Pohon ini dianggap pilihan terbaik karena memiliki banyak getah dan dapat berdiri tegak. Pohon ini bisa tumbuh hingga mencapai 100-300 centimeter.

4. Dimakamkan tanpa sehelai kain penutup tubuh

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja iwheeltravel.com

Bayi yang dimakamkan di pohon tarra ini tidak menggunakan sehelai kain apa pun. Ada makna mendalam di balik fakta ini. Masyarakat setempat yakin, hal itu merupakan simbolik bahwa para bayi tersebut kembali dalam keadaan suci layaknya di rahim ibunya.

Baca juga: 7 Wahana Sepeda Gantung Terbaik di Indonesia, Asyik Banget!

5. Dilakukan oleh pengikut Aluk Tolodo

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja 
instagram.com/riacurly

Saat ini, tidak semua orang Toraja melakukan tradisi pemakaman bayi di pohon tarra. Hal ini hanya dilakukan oleh mereka yang masih memegang teguh ajaran leluhur atau biasanya disebut Aluk Todolo.

6. Posisi makam sesuai dengan strata sosial

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja amusingplanet.com

Prosesi pemakaman terbilang cukup sederhana. Pohon tarra dilubangi seukuran dengan mayat bayi. Kemudian bayi dimasukkan ke dalam lubang yang tersedia dan ditutup anau atau ijuk. 

Meski prosesinya sederhana, tapi upacara penguburan ini tidak boleh sembarangan. Masyarakat Toraja masih meyakini jenjang strata sosial. Sehingga, semakin tinggi strata sosial keluarga bayi, maka bayi akan mendapatkan tempat paling tinggi di pohon tarra. Begitu pun sebaliknya.

7. Letak makam menghadap ke arah rumah duka

Jadi Tujuan Wisata, Ini 7 Fakta Unik Kuburan Bayi di Tana Toraja wikimedia.org

Selain strata sosial, hal berikutnya yang tidak dapat lepas dari prosesi penguburan ini adalah letak makamnya. Letak makam tidak sembarangan, melainkan harus diletakkan searah dengan rumah duka. Hal ini untuk menghargai para keluarga yang berkabung.

Prosesi ini senantiasa dilakukan sejak zaman leluhur hingga hari ini. Menariknya, meski  banyak bayi yang dimakamkan dalam satu pohon tarra, tetapi pemakaman itu tidak pernah bau busuk. Masyarakat juga tidak pernah kehabisan pohon tarra untuk pemakaman. 

Nah, biar liburanmu semakin bermakna, sesekali sempatkan untuk mengenal kearifan lokal Tanah Air, seperti Passilliran ini ya. Kalau di daerahmu, ada keunikan lainnya gak? Share di kolom komentar ya.

Baca Juga: 7 Seserahan "Tak Biasa" Demi Melamar Gadis Toraja

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You