Comscore Tracker

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Ini

Setiap teknologi punya kesan tersendiri bagi penggunanya

Seiring waktu, teknologi selalu berkembang menjadi lebih canggih. Teknologi lama pun perlahan tergusur, digantikan beragam inovasi baru.

Dalam beberapa kasus, teknologi yang “mati” atau ditinggalkan bisa dibilang istimewa, sebab punya dampak besar bagi penggunanya. Selama satu dekade terakhir, cukup banyak teknologi yang ditinggalkan. Bukan cuma karena gagal di pasaran, melainkan juga tergeser oleh teknologi lain dengan pendekatan yang lebih baik.

Berikut ini 7 teknologi digital yang ditinggalkan dalam sepuluh tahun terakhir.

1. MP3 player

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Initheguardian.co.uk

Dulu, iPod dan iTunes memudahkan orang mendengarkan lagu di mana saja, membuat playlist, hingga berbagi dengan teman. Kehadiran iPod menggeser popularitas kaset portabel atau CD player.

Setelah iPod buatan Apple populer, Microsoft menempuh langkah serupa dengan menghadirkan Zune. Tapi teknologi itu mati dan ditinggalkan. Perkembangan layanan streaming seperti Spotify dan kemampuan smartphone untuk menyetel format MP3, membuat pemutar musik seperti itu ditinggalkan.

2. Layanan perpesanan instan seperti Yahoo! Messenger dan BBM

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Initheverge.com

Di awal tahun 2000-an, kamu pasti akrab dengan layanan perpesanan instan seperti Yahoo! Messenger. Chat berbasis teks kala itu merupakan hal baru, sebab sebelumnya belum ada cara semudah itu bercakap secara online.

BBM (BlackBerry Messenger) hadir dan membawa perpesanan instan dan video call ke perangkat mobile. Keduanya bertahan cukup lama, dengan Yahoo! Messenger resmi dimatikan pada tahun 2018 dan BBM menyusul satu tahun kemudian tepat pada akhir Mei 2019.

3. Steam Machines, Link dan Controller

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Initheverge.com

Sukses dengan Steam yang jadi salah satu marketplace game digital paling lengkap, Valve berusaha untuk masuk ke pasar konsol. Dengan misi untuk menjembatani jarak di antara PC dan konsol, Steam Machines akhirnya diluncurkan namun hanya terjual kurang dari 500,000 unit di enam bulan pertama.

Tak menyerah, Valve juga merilis Steam Link bersama dengan Steam Controller, untuk membawa PC gaming pengguna ke TV ruang keluarga via streaming. Sayangnya, sama seperti Steam Machines, Link dan Controller berakhir tak ubahnya produk gagal.

Baca Juga: Ekspektasi Tinggi, 9 Inovasi Teknologi Ini Gagal Mengubah Dunia

4. Microsoft Kinect

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Inipolygon.com

Pada tahun 2010, Microsoft menjual Kinect sebagai pelengkap Xbox One. Perangkat canggih itu dibekali kamera inframerah dengan sensor dan mikrofon untuk melacak gerak tubuh dan perintah suara pengguna.

Teknologi ini jadi cara baru menikmati game, sekaligus menyaingi perangkat serupa buatan Nintendo yaitu Wii. Namun sayangnya, Kinect gagal di pasaran.

Game yang mendukung Kinect tidak ada yang bagus dan banyak yang bermasalah. Microsoft akhirnya mulai menjual Xbox One tanpa Kinect pada tahun 2013 dan resmi menghentikan produksinya pada tahun 2017.

5. Google Plus

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Iniwordstream.com

Google dikenal sebagai perusahaan yang tidak hanya inovatif namun juga gemar “membunuh” teknologi atau layanan yang mereka buat sendiri. Salah satu yang terbesar dalam satu dekade terakhir adalah Google Plus, yang pada awalnya ditujukan untuk menyaingi Facebook.

Meluncur pada tahun 2011, Google Plus bukanlah usaha pertama Google untuk masuk ke pasar media sosial, namun jadi yang eksekusinya paling benar. Jumlah pengguna sempat melonjak di awal namun akhirnya turun drastis karena kurangnya minat. Google sempat melakukan perombakan desain, namun itu tidak membantu sampai akhirnya pada awal tahun kemarin Google memutuskan untuk mematikannya.

6. Windows Phone

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Initechradar.com

Di awal tahun 2010-an, Microsoft mendapat tekanan ketika iPhone laris manis, Android menarik banyak minat brand besar dan Windows Mobile, perlahan memudar. Microsoft berusaha untuk mempertahankan OS mobile mereka dengan merilis Windows Phone 7 yang hadir dengan penampilan baru dan Live Tiles yang bisa dikustomisasi.

Semua menyukai konsep itu namun Windows Phone tetap gagal mengejar kompetitor besar mereka dalam hal kuantitas dan kualitas. Pada tahun 2015, Windows sempat melakukan reboot dengan Windows 10 Mobile, namun dua tahun setelahnya pasca update terakhir, itu resmi mati.

7. Vine

BBM hingga Google+, 7 Teknologi Keren yang Mati Dekade Inivanityfair.com

Internet mengubah cara manusia untuk menyebarkan dan menerima informasi, dan itu berujung pada lahirnya alternatif kreatif bagi surat kabar, radio dan televisi. Vine menjadi alternatif itu yang mengusung konsep video singkat berdurasi enam detik yang menarik.

Ketika penggunanya menemukan berbagai cara untuk jadi kreatif, Vine berakhir menjadi platform video sosial dengan perkembangan yang pesat. Audiens dengan skala besar terbentuk dan banyak dari kreatornya menjadi terkenal bak artis. Vine mati pada tahun 2016 setelah banyak bintangnya pindah ke Instagram yang kala itu menghadirkan fitur video.

Demikian tadi ulasan mengenai beberapa teknologi istimewa yang mati dalam sedekade terakhir. Untuk kamu sendiri, pernah menggunakan salah satu teknologi di atas?

Baca Juga: 8 Cara Korea Utara Batasi Gerak Warganya dengan Teknologi

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya