Comscore Tracker

Bersiaplah, WhatsApp Tak Lagi Gratis!

Langganan atau WhatsApp-mu akan penuh iklan. Pilih mana?

Sulsel, IDN Times - Wacana Whatsapp berbayar sudah berkali-kali muncul. Namun, kali ini sepertinya wacana itu tak hanya isapan jempol. 

Ya, era di mana WhatsApp memberikan layanan tanpa menarik profit yang berarti, sepertinya bakal berakhir.

Bersiaplah, WhatsApp Tak Lagi Gratis!hudabeauty.com

1. Di 2020, orang-orang akan perlu berlangganan WhatsApp

Bersiaplah, WhatsApp Tak Lagi Gratis!money.com

Semenjak dirilis tahun 2009, WhatsApp memang diberikan secara gratis. Tetapi lewat pengumuman resmi, Facebook yang mengakuisisi WhatsApp mengumumkan bahwa WhatsApp akan berbayar.

Dengan sistem berlangganan, penggunaan WhatsApp akan dipatok dengan harga US$1 atau sekitar Rp14 ribu per tahun. Jika tak mau berlangganan, pengguna diberi pilihan lain kok. Mereka yang tidak membayar akan tetap bisa menggunakan WhatsApp, namun dibanjiri iklan.

Baca Juga: Begini Cara Mengembalikan Pesan di WhatsApp yang Sudah Hilang

2. Monetisasi Whatsapp timbulkan pro dan kontra

Bersiaplah, WhatsApp Tak Lagi Gratis!forbes.com

Upaya monetisasi aplikasi berkirim pesan instan itu tak sepenuhnya lancar. Beberapa pihak di internal menyatakan ketidaksetujuannya hingga menimbulkan perdebatan. Pihak tersebut adalah Mark Zuckerberg dengan Brian Acton dan Jan Koum, salah satu pendiri WhatsApp.

Setelah diambil alih Facebook, Mark menginginkan agar WhatsApp harus bisa menghasilkan uang ke perusahaan. Caranya, tentu saja, iklan.

Namun Brian dan Jan tidak setuju oleh keputusan tersebut. Mereka lebih memilih adanya sistem berlangganan mengingat para pendiri WhatsApp sangat membenci iklan. Dari sinilah kedua orang tersebut memilih meninggalkan WhatsApp.

3. Walaupun gratis, WhatsApp selama ini tetap menghasilkan keuntungan bagi perusahaan

Bersiaplah, WhatsApp Tak Lagi Gratis!androidpit.com

Harga Rp14 ribu bagi beberapa orang tergolong sangat murah mengingat itu hanya dibayar tahunan. Tetapi perlu diketahui saja jika WhatsApp tetap bisa memberikan keuntungan tanpa perlu adanya fitur berlangganan tersebut. Keuntungan itu didapat lewat WhatsApp Business yang menghubungkan para penjual.

Sudah banyak orang yang memprediksi perubahan kebijakan WhatsApp ini mengingat 80 persen pendapatan Facebook sendiri datang dari iklan yang tampil di lamannya

Bagaimana, kamu lebih nyaman berlangganan atau membiarkan aplikasi Whatsapp-mu banjir iklan?

Baca Juga: 5 Tip Mengetahui Kamu Sudah Di-block di WhatsApp

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya