Comscore Tracker

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?

Kamu yang punya ponsel Huawei mungkin lagi deg-degan~

Sulsel, IDN Times - Kamu yang sedang punya ponsel merek Huawei mungkin sedang deg-degan. Beberapa hari terakhir, pabrikan gadget asal China itu tengah ditimpa masalah berat.

Buntut dari perang dagang antara Amerika Serikat dan China, Huawei terkena imbas telak. Bahkan, masalah ini menentukan hidup dan matinya perusahaan Huawei.

Sebenarnya seperti apa permasalahan tersebut? Berikut ini adalah beberapa informasi yang bisa didapatkan dari berbagai sumber!

1. Pihak Huawei tak bisa lagi berbisnis dengan pihak Amerika

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?new.whatmobile.net

Huawei memang merupakan perusahaan China yang salah satu tempat produksi barang-barangnya terletak di India. Namun demikian, materialnya banyak didatangkan dari Amerika.

Di sinilah letak kasus tersebut. Banyak perusahaan Amerika yang yang memutus hubungan kerja sama dengan pihak Huawei. Itu artinya Huawei tak bisa lagi mendapatkan suplai material untuk membuat smartphone-nya.

2. Pemutusan kerja sama tersebut berhubungan dengan aturan pemerintah

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?ANTARA FOTO/REUTERS/Jason Lee

Dilansir dari theguardian.com, pelarangan kerja sama tersebut berhubungan dengan adanya mandat dari Presiden Amerika, Donald Trump tentang kerja sama dengan perusahaan asing yang memungkinkan adanya kebocoran informasi pemerintah. Trump dan pemerintahan Amerika memutuskan untuk menutup semua akses suplai ke Huawei, yang mengakibatkan berbagai perusahaan besar penyedia komponen utama tak bisa lagi bekerja sama dengan pihak Huawei.

Baca Juga: Apa yang Perlu Kamu Tahu Soal Perang Dagang AS-Tiongkok

3. Beberapa perusahaan itu adalah Google, Intel, dan Qualcomm. Android pun tak boleh dipakai ponsel Huawei

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?Pixabay.com

Yang mencuri pusat perhatian dalam kasus ini adalah keikutsertaan Google dalam memutus kerja sama. Google adalah penyedia operating system Android. Untuk kasus Huawei ini, mereka menarik lisensinya dari perusahaan itu dan bakal membatasi kemampuan Android yang ada di seluruh smartphone Huawei.

Tentu saja hal ini menggusarkan para pengguna Huawei. Jika mereka tak bisa mengunduh dan menggunakan aplikasi untuk Android, lalu untuk apa mereka membeli smartphone itu?

Pembuat chip seperti Intel, Qualcomm, Xilinx, dan Broadcom telah mengatakan kepada karyawan mereka bahwa mereka tidak akan lagi memasok chip ke Huawei sampai pemberitahuan lebih lanjut. Bloomberg melaporkan hal ini pada hari Senin lalu (20/5), mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini.

Baca Juga: Ternyata Ini 7 Biang Kerok yang Bikin Smartphone Kamu Sering Panas

4. Penarikan operating system itu tak langsung dilaksanakan saat ini juga

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?ANTARA FOTO/REUTERS/Jason Lee

Terkait isu, ada kabar yang cukup mencerahkan bahwa Google memutuskan Android Huawei akan tetap mendapat update selama 90 hari sejak kabar disiarkan pihak Google. Itu berarti update Android untuk Huawei akan berhenti di tanggal 9 Agustus 2019. Selama rentan waktu tersebut, tentu saja ada kemungkinan Google akan kembali menjalin hubungan kerja sama dan mengembalikan fungsi Android ke perusahaan milik Ren Zhengfei tersebut.

Namun terlepas dari itu semua, sebenarnya Huawei tak terlalu bingung karena aplikasi seperti Gmail, YouTube, dan Google Maps sudah lama diblokir di negara asalnya. Mereka digantikan WeChat atau Baidu Maps. Itu berarti sekalipun Google benar-benar tak lagi menyokong smartphone Huawei, perusahaan besar tersebut sudah memiliki solusi alternatif sendiri.

5. Isu ini mengancam keberadaan teknologi 5G

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?marconisociety.org

Keberadaan smartphone 5G ikut terancam, karena Huawei sendiri adalah pemasok terbesar material untuk pembuatan smartphone 5G. Jika Amerika memutus kerja sama dengan pihak Huawei, maka bukan tidak mungkin negeri Paman Sam itu tidak akan mendapatkan atau telat menggunakan teknologi 5G, yang berarti itu juga akan berpengaruh ke seluruh dunia. Namun sepertinya Huawei tak ambil ribut akan hal itu.

Para politisi Amerika menganggap enteng kekuatan kami. Smartphone 5G Huawei tidak akan terpengaruh. Dalam masalah teknologi 5G, perusahaan lain tidak akan mampu mengejar kami dua hingga tiga tahun ke depan,” terang Ren, sang CEO Huawei yang dilansir dari theguardian.com.

6. Pelarangan Amerika untuk kerja sama dengan perusahaan asing sedikit banyak berhubungan dengan isu mata-mata

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?ANTARA FOTO/REUTERS/Yuri Gripas

Di mata pemerintahan Amerika, keberadaan Huawei dan teknologi 5G yang disuplai oleh Huawei mengancam infrastruktur negara adidaya tersebut. Berdasarkan artikel aljazeera.com, terdapat laporan yang mengatakan Huawei menyuplai Korea Utara dan Iran untuk peralatan telekomunikasi yang bisa digunakan untuk memata-matai. Dari laporan itu, Amerika khawatir jika teknologi 5G akan disalahgunakan dan dimanfaatkan untuk membagi informasi pribadi yang dapat mengetahui rahasia-rahasia negara itu.

7. Mandat Amerika untuk pelarangan Huawei ini cukup memengaruhi negara-negara sekitar

Google dkk Hentikan Kerja Sama, Nasib Huawei di Ujung Tanduk?engadget.com

Dalam artikel aljazeera.com yang ditulis pada akhir 2018 lalu dikatakan bahwa kasus pelarangan Amerika terhadap produk Huawei berpengaruh ke beberapa negara. Adapun negara yang disebutkan ikut dalam pelarangan Huawei itu sebagian besar tergolong dalam aliansi Amerika bernama Five Eyes, yaitu: Selandia Baru dan Australia. Negara lainnya yang telah dikonfirmasi tidak mengambil kerjasama dengan Huawei adalah Jepang.

Baca Juga: Lebaran Punya HP Baru, Harga 7 Smartphone Premium Ini Hanya Rp2 Jutaan

Jika melihat mandat Amerika seperti itu, bukan tidak mungkin ada perusahaan gadget lain yang akan dipotong kerja samanya. Menurutmu perusahaan mana lagikah yang akan mendapat perlakuan serupa? Xiaomi-kah? Samsung-kah?

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You