Atikah Salsabila, Bocah Perempuan Perkasa dari Makassar

Atikah kerap juara lomba Triathlon yang diikuti orang dewasa

Makassar, IDN Times - Triathlon yang menggabungkan tiga cabang olahraga sekaligus yakni lari, renang, dan balap sepeda, identik dengan atlet dewasa. Namun, ungkapan ini berhasil dipatahkan oleh Syarifah Atikah Salsabilah.

Bocah perempuan 12 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan ini mampu bersaing bersama atlet dewasa dalam olahraga yang berkategori ekstrem ini. Dalam kategori Sprint, Atikah bersaing bersama atlet lainnya, harus berenang 750 meter, bersepeda 20 kilometer, dan lari sejauh 5 kilometer. 

Meski masih duduk di bangku kelas 6 SD, Atikah sudah mengoleksi 38 medali dari beberapa cabang olahraga. Lima medali di antaranya dari cabang Triathlon. Putri kedua pasangan Said Assegaf dan Isnawati Ismail, meraih juara 2 Mandalika Triathlon dan juara 1 Duathlon di Pariaman, Desember 2017 lalu, medali emas Pentathlon di Jakarta, dan medali emas di Palembang Triathlon. 

Baca Juga: PSM Makassar Boyong 20 Pemain ke Markas Home United

1. Atikah berjaya meskipun tidak lahir di keluarga atlet

Atikah Salsabila, Bocah Perempuan Perkasa dari MakassarDok Pribadi Atikah

Atikah menggeluti olahraga ekstrem Triathlon dengan dukungan kedua orangtua, meskipun kedua orangtuanya bukan dari kalangan atlet. Kedua orangtua Atikah hanya dari kalangan menengah. Seringkali saat Atikah hendak bertanding ke luar Sulsel, ibundanya, Isnawati, harus berjuang mencari tambahan biaya untuk mendukung kesuksesan putrinya. 

Said Assegaf, ayah Atikah menyebutkan awal mula putrinya menjadi atlet saat Atikah masih kelas 2 SD, ketika Andre Santosa, pelatih renang Sulsel melihat bakat Atikah.

Bocah itu pun diajak mengikuti kejuaraan dan berhasil meraih medali. Tidak lama setelah itu, pelatih atletik Sulsel Opa Benny juga melihat bakat Atikah di bidang atletik. Saat itu Atikah langsung meraih juara 1 Toraja Marathon 5K saat usianya masih 10 tahun. 

“Awalnya Atikah hanya menggantikan temannya yang gagal bertanding renang, pelatih renang Sulsel Pak Andre yang melihat bakat Atikah langsung melatihnya,” ujar Said pada IDN Times, Selasa (26/2).

2. Atikah selalu unggul di banyak cabang olahraga

Atikah Salsabila, Bocah Perempuan Perkasa dari MakassarDok Pribadi

Atikah tidak hanya unggul di satu cabang olahraga saja. Sebelum menceburkan diri di olahraga ekstrem Triathlon, Atikah lebih dulu menggeluti beberapa cabang olahraga seperti renang, selam, atletik, dan balap sepeda. Dalam lomba balap sepeda, Atikah hanya menggunakan sepeda balap produk lokal yang harganya jauh di bawah atlet lainnya. 

Saat ini Atikah di bawah gemblengan pelatih Triathlon Kodam XIV/Hasanuddin Mayor Mifdal. Setiap hari Atikah mengikuti latihan rutin, seperti lari, berenang, dan bersepeda. 

Secara internasional, dari aspek jarak-jarak Triathlon dapat dikategorikan ke dalam jarak Sprint (750 meter renang, 20 km sepeda, 5 km lari), jarak Intermediate (atau Standar) yang juga umum disebut jarak Olimpiade (1,5 km renang, 40 km sepeda, 10 km lari), Jarak Jauh yang juga biasa disebut Ironman Setengah (1,9 km renang, 90 km sepeda, 21,1 km lari), dan Jarak Ultra yang biasa disebut Ironman (3,8 km renang, 180 km sepeda, 42,2 km lari).

 

3. Atikah selalu jadi bintang lomba Triathlon nasional

Atikah Salsabila, Bocah Perempuan Perkasa dari MakassarDok. Pribadi

Setiap lomba Triathlon, Atikah selalu menjadi bintang. Ibu Atikah berujar, setiap turun dari podium usai menerima medali Atikah kerap dihampiri berfoto bareng. Seringkali juga foto Atikah dijadikan media promo acara Triathlon.

Setiap event Triathlon nasional, Atikah selalu mendapat undangan untuk turut serta berlomba.

“Baru-baru ini kami mendapat surat dari Wali Kota Sibolga, Atikah diundang khusus untuk ikut dalam kejuaraan Triathlon nasional yang dirangkaikan dengan HUT Kota Sibolga ke 319,” pungkas Isnawati. 

Baca Juga: Libatkan Ribuan Peserta, Begini Keseruan Lomba Ikan Koi di Kota Madiun

Topic:

  • Sunariyah

Just For You