Comscore Tracker

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Mati

Kucing termasuk binatang yang lihai menyembunyikan sakitnya

Bagaimana pun, kucing peliharaan akan menua, lemah, dan sakit-sakitan. Kamu pun harus siap ditinggalkan ketika waktunya peliharaanmu mati.

Kadang pemilik kucing tak sadar bahwa hewan kesayangannya sedang menderita. Wajar, sebab kucing pandai menyembunyikan rasa sakit. Tapi sejumlah tanda ini ditunjukkan kucing yang akan segera mati atau sedang sekarat. Jadi, sebaiknya kamu jeli melihatnya.

1. Tidak tertarik makan dan minum

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing gak mau makan (pet-happy.com)

Kamu pantas curiga saat kucingmu yang biasa bernafsu makan besar tiba-tiba tidak tertarik pada makanan dan minuman. Bisa jadi perubahan itu salah satu tanda kucingmu sedang sakit atau akan pergi selamanya.

Menurut Daily Paws, ada sejumlah sebab kucing tiba-tiba tidak bernafsu makan. Jika kucing sedang mengonsumsi obat-obatan, mungkin mulutnya terasa pahit sehingga makanan jadi tak enak. 

Kemungkinan kedua, kucing paham bahwa proses cerna membutuhkan energi. Ketika tubuhnya lemas dan tak bertenaga, mereka semakin malas untuk makan. 

Saat ini ini terjadi, kamu sebaiknya tetap memberinya makanan. Kamu bisa memberinya wet food yang dicampur dengan air agar lebih mudah dicerna. Kamu juga bisa menyodorkan atau suapi kucing untuk memastikan perut mereka terisi.

2. Perubahan perilaku

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing lemas (pexels.com/Pixabay)

Kucing sekarat biasanya memperlihatkan perilaku dan kepribadian berbeda saat sekarat. Perubahannya bervariasi, tergantung masing-masing kucing. Dan biasanya tanda ini tak tampak begitu nyata.

Kalau kucingmu awalnya tak suka dipegang atau senang menyendiri, mereka mungkin bakal lebih ramah dan enggan berpisah darimu. Ada juga kucing yang tiba-tiba jadi galak, berisik, agresif, dan depresi.

Rentang perubahan perilaku tak hanya sampai di situ. Tak jarang, kucing yang diam-diam mengidap demensia lupa akan rumahnya sehingga mereka sering tersesat, kebingungan, tidak makan, sulit tidur, atau justru terlalu banyak tidur. 

3. Sering bersembunyi atau bahkan kabur dari rumah

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing bersembunyi (freepik.com/wirestock)

Dikutip dari Anthropological Perspective, kucing punya insting yang kuat. Mereka tahu ketika tubuhnya sedang tidak baik atau bakal segera mati. Itu sebabnya kucing suka bersembunyi atau kabur dari rumah saat dekat dengan ajal.

Ternyata, hal ini berhubungan dengan kebiasaan nenek moyangnya di alam liar. Kucing yang sakit, terluka, atau sekarat akan bersembunyi di tempat yang asing agar predator tak menemukan mereka dalam kondisi lemah. Ini merupakan caranya melindungi diri. 

Baca Juga: 7 Ras Kucing Kontroversial, Diciptakan dari Mutasi yang Kejam

4. Perubahan pada bulu dan penampilan

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing kotor (pexels.com/Aleksandr Nadyojin)

Kucing merupakan salah satu hewan yang peduli akan penampilannya. Selain tidur, mereka juga menghabiskan waktunya untuk grooming atau membersihkan tubuh. Akan tetapi, ketika ajal sudah mendekat, mereka biasanya jadi tak peduli lagi soal ini. 

Akibatnya, bulu kucing akan tampak berantakan, kotor, kusut, dan tidak terawat. Dilansir Pet Angel, sebagian dari mereka bahkan mengalami kerontokan yang lebih parah daripada biasanya karena efek stres. 

Selain dari bulu, kamu juga bisa mengamati bagian tubuh lain. Mata mereka akan tampak berkaca-kaca dan kotor di sekitarnya. Begitu pula dengan telinga, perut, dan area kaki belakang. 

5. Bau tubuh yang tidak normal

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing di dokter hewan (freepik.com/gpointstudio)

Ketika kucing mendekati ajalnya, tubuhnya akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Terkadang aroma itu tercium seperti amonia atau sesuatu yang manis. Dilansir Cats Love to Know, ini terjadi karena zat toksin kian menumpuk di aliran darah mereka.

Kondisi tersebut akan semakin parah ketika organ kucing mulai berhenti bekerja satu per satu. Aroma tidak sedap itu semakin tercium karena tubuh mereka tidak mampu mengeliminasi zat toksin. 

6. Suhu tubuh mereka kian menurun

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing di dalam selimut (freepik.com/wirestock)

Suhu tubuh kucing yang sehat berkisar antara 37-38 derajat Celsius. Akan tetapi, ketika sakit dan sekarat, tubuhnya tak lagi mampu mengatur temperatur sehingga permukaan kulit mereka terasa dingin. 

Ketidakmampuan ini terjadi karena jantung kucing kian melemah. Akibatnya, aliran darah yang juga menjaga suhu tubuh tidak bisa berjalan lancar. Selain dengan termometer, kamu juga bisa mendeteksi kondisi ini dengan cara menyentuh telapak kaki mereka. Jika terasa dingin, itu artinya kucing sedang tidak baik-baik saja. 

7. Tanda-tanda lain dari kucing yang akan mati

7 Tanda Kucing yang Sekarat, Sebentar Lagi Akan Matiilustrasi kucing sedih (freepik.com/master1305)

Selain yang telah disebutkan di atas, ada tanda lain yang biasa ditunjukkan oleh kucing yang akan mati atau sekarat. Berikut ini di antaranya:

  • Napas menjadi tidak normal, terkadang melambat dan meningkat. Ada pula kucing yang mengalami sesak atau kesulitan bernapas. Kamu bisa melihatnya dari pergerakan perut mereka;
  • Kehilangan ketertarikan dengan hal-hal yang disukainya. Misal seperti mainan, makanan, dan sentuhan;
  • Tubuh mereka tampak lemas, tidak bertenaga, dan tidak bersemangat;
  • Kucing mengalami kejang. Jika ini terjadi, kamu sebaiknya segera membawa mereka ke dokter hewan.

Lalu apa yang bisa kita lakukan ketika kucing mengalami tanda-tanda di atas? Tentunya kita harus membuat mereka merasa senyaman mungkin, dengan cara:

  • Berikan tempat tidur yang nyaman dan hangat, sebisa mungkin dekatkan dengan sinar matahari;
  • Dekatkan boks kotoran kepadanya jika kucing terlalu lemas untuk berjalan;
  • Berikan makanan yang lunak namun dengan aroma kuat untuk memantik selera makan;
  • Buatlah lingkungan yang tenang dan nyaman, jauhkan semua gangguan dari mereka;
  • Tunjukkan bahwa kamu menyayangi mereka dengan memberikan perhatian secara penuh;
  • Konsultasi dengan dokter jika kamu menemukan gejala-gejala yang mengkhawatirkan. 

Melihat kucing begitu lemah memang menyayat hati. Kita hanya bisa berharap mereka sakit sementara dan akan segera sembuh. Namun jika waktu berpisah telah tiba, kamu harus merelakannya untuk pergi. Kucingmu telah berjuang semampunya, begitu pula dengan dirimu. Yakinlah bahwa mereka akan berada di tempat yang lebih baik setelah kepergiannya. 

Baca Juga: Kucing Kesayangan Nabi Muhammad SAW, 9 Fakta Soal Muezza

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya