Comscore Tracker

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkan

Ada gerhana matahari lagi, lho!

Tak terasa kini kita berada di pertengahan tahun 2020. Jika kamu merasa bosan karena beraktivitas di rumah, cobalah lakukan kegiatan yang menyenangkan. 

Misalnya, kamu bisa mengamati langit. Di bulan Juni ini ada sejumlah peristiwa atau fenomena menarik dan langka yang sayang jika dilewatkan. Termasuk gerhana matahari yang cuma setahun sekali.

Kalau kamu punya waktu, luangkan waktumu untuk mengintip langit malam. Dijamin menyenangkan, sekaligus refreshing dari rutinitas harianmu. Yuk, catat tanggal sejumlah peristiwa langit menarik selama Juni 2020!

1. Waktu terbaik mengamati Merkurius pada 4 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkansciencemag.org

Menurut RMG, Merkurius akan berada pada garis elongasi timur pada 4 Juni 2020. Ini berarti momen yang tepat untuk menyaksikannya, karena planet itu akan sangat jelas pada sudut pandang kita.

Kalau mau menemukan Merkurius, kamu harus teliti. Cari benda kecil yang bersinar terang tanpa kelap-kelip di langit. Posisinya di langit bagian barat, tepat setelah Matahari tenggelam, pada bagian langit di atas garis horizon.

2. Gerhana bulan penumbra pada 6 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkanfuturecdn.net

Gerhana ini terjadi ketika Bulan, Matahari, dan Bumi terletak pada posisi yang tidak lurus sejajar. Sehingga cahaya Matahari hanya terhalang sebagian menuju Bulan.

Ketika gerhana, kita akan melihat Bulan seperti meredup dan punya 'gigitan' pada salah satu sisinya. Memang tak seindah gerhana bulan total, tapi peristiwa itu layak kamu saksikan. Tidak perlu menggunakan alat khusus, cukup melihat Bulan setelah Matahari terbenam sampai menjelang tengah malam.

3. Konjungsi Bulan, Jupiter, dan Saturnus pada 8 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkanforbes.com

Pada 8 Juni, Bulan bakal terlihat berdekatan dengan Jupiter dan Saturnus. Saat itu Bulan dan Jupiter berjarak 2,1 derajat, sedangkan Bulan dan Saturnus dengan jarak 2,38 derajat. Tiga benda langit ini terlihat membentuk segitiga tumpul di langit tenggara.

Peristiwa ini bakal cukup sulit buat diamati. Sebab saat itu, Bulan akan bersinar sangat terang di malam hari. Sebagai petunjuk, Jupiter akan terlihat seperti titik berwarna kuning yang terang sedangkan Saturnus lebih kecil dan redup.

Baca Juga: Dilema Astronaut Muslim, Bagaimana Salat dan Puasa di Luar Angkasa?

4. Konjungsi Bulan dan Mars pada 12 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkannasa.gov

Setelah bertemu dengan Jupiter dan Saturnus, kali ini giliran Mars yang mendekat ke arah Bulan. Pada 12 Juni 2020, jarak antara keduanya hanyalah 2,32 derajat dari sudut pandang kita. 

Konjungsi ini lebih mudah untuk diamati karena cahaya Bulan telah meredup hingga 50 persen. Artinya, cahaya yang dipantulkan Mars tak akan terhalangi. Keduanya akan terlihat indah dan kontras di langit tengah malam yang gelap.

5. Komet Lemmon melintas pada 18 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkanearthsky.org

Pada 18 Juni, Komet Lemmon akan menampakkan diri. Komet itu akan berada dekat dengan matahari, sehingga terlihat sangat terang dari Bumi.

Komet ini juga akan kembali melintasi Bumi pada 22 Juni 2020. Kamu harus jeli supaya bisa menyaksikannya. Sebab arah dan lokasi datangnya belum bisa diprediksi secara detail.

6. Solstis atau titik balik matahari pada 21 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkannationalgeographic.com

Tanggal 21 Juni 2020 adalah hari di mana summer solstice atau titik balik matahari dimulai. Peristiwa ini menandai dimulainya musim panas di belahan Bumi utara dan musim dingin di belahan Bumi selatan. 

Kita yang berada di garis khatulistiwa tidak akan mendapatkan efek secara langsung dari peristiwa ini. Namun solstis juga menimbulkan peristiwa lain, yakni gerhana matahari cincin.

7. Gerhana matahari cincin (GMC) pada 21 Juni 2020

7 Peristiwa Langit di Juni 2020 yang Sayang Jika Kamu Lewatkanmeredithcorp.io

Inilah fenomena tahunan yang tak boleh kamu lewatkan! Benar, gerhana matahari cincin terjadi pada 21 Juni 2020, bersamaan dengan dimulainya titik balik matahari. 

Fenomena ini terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi terletak pada garis sejajar. Namun Bulan berada sangat jauh dari Bumi sehingga tak bisa sepenuhnya menutupi cahaya Matahari. Menurut LAPAN, GMC hanya terjadi di Afrika dan Asia saja.

Kita yang berada di Indonesia kemungkinan besar juga bisa menyaksikannya di siang menjelang sore hari. Untuk informasi selanjutnya mengenai peristiwa tahunan ini, nantikan di IDN Times, ya!

Itulah sejumlah peristiwa langit bulan Juni yang layak kamu nantikan. Catat tanggalnya agar kamu tak kelewatan, ya!

Baca Juga: Apa Jadinya Jika Matahari Mati? Ini Dampak Mengerikannya pada Bumi!

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya