Comscore Tracker

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkan

Ada puncak hujan meteor loh di akhir bulan

Sulsel, IDN Times - Sejumlah fenomena alam di langit bisa kamu nikmati selama bulan Oktober 2019. Untuk menikmati karya Sang Pencipta itu, jangan lupa ajak orang spesial kamu ya.

Jika bulan lalu ada ekuinoks yang jarang terjadi, fenomena bulan ini pun tak kalah menariknya. Sorotan utama untuk Oktober adalah adanya beberapa hujan meteor dan benda langit langka yang dapat disaksikan dari bumi.

Save the best for the last, di akhir bulan ada puncak hujan meteor loh. Simak nih peristiwa langit terbaik sepanjang Oktober 2019. 

1. Pada 3 hingga 4 Oktober 2019: konjungsi Bulan dan Jupiter

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanvox-cdn.com

Dua malam berturut-turut, kamu berkesempatan untuk melihat betapa dekatnya Bulan dan planet Jupiter. Peristiwa ini dikenal sebagai sebutan konjungsi. Walaupun tidak dekat secara harfiah, mereka akan tampak segaris dari pandangan kita. 

Jarak antar keduanya hanyalah 1,50 derajat. Pastikan kamu mengamatinya 30 menit setelah Matahari terbenam. Arahkan pandanganmu ke bagian barat daya, Jupiter akan terlihat berwarna kuning terang di sebelah Bulan.

2. Pada 4 Oktober 2019: galaksi kerdil Small Magellanic Cloud terlihat dari Bumi

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanen.es-static.us

Small Magellanic Cloud atau yang lebih dikenal sebagai SMC adalah galaksi kerdil yang berada dekat dengan Bimasakti. Ia terbentuk dari ratusan juta bintang dan memiliki diameter mencapai tujuh ribu tahun cahaya.

Jadi, SMC boleh dibilang "tetangga" galaksi tempat Bumi kita berada ya. Walaupun begitu, kita tidak selalu bisa melihatnya dari Bumi.

Waktu yang tepat untuk mengamatinya adalah pada tanggal 4 hingga 5 Oktober 2019. Coba tengok ke langit bagian selatan dan gunakan teleskopmu. Jika kamu menemukan benda langit yang terlihat seperti gugusan bintang, kemungkinan besar itu adalah SMC.

3. Pada 5 hingga 6 Oktober 2019: Konjungsi Bulan dengan Saturnus

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanuniversetoday.com

Setelah Bulan melakukan “pendekatan” dengan Jupiter, selanjutnya giliran Saturnus. Jarak terdekat mereka akan terjadi pada malam tanggal 5 Oktober. Pada saat itu, keduanya berada sejauh empat derajat. Sedangkan pada 6 Oktober, jarak menjadi tujuh derajat.

Jika kamu tertarik untuk mengamati konjungsi ini, arahkan pandanganmu ke atas kepala setelah Matahari terbenam. Seperti Jupiter, Saturnus juga akan terlihat seperti bintang kuning yang tidak berkelap-kelip. Peristiwa ini berlangsung hingga tengah malam ya, jadi siapkan dirimu!

4. Pada 9 Oktober 2019: puncak hujan meteor Draconid

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanen.es-static.us

Rasi bintang Draco atau sang naga ternyata juga memancarkan hujan meteor bernama Draconid. Kamu dapat menyaksikannya dari 6 hingga 10 Oktober, tetapi puncaknya terjadi pada 9 Oktober 2019. Tak seperti hujan meteor lain yang terjadi di tengah malam, kamu dapat mengamatinya setelah Matahari tenggelam. 

Kamu tak perlu membayangkan hujan meteor yang besar ya. Peristiwa seperti ini sering terjadi kok, meteor yang jatuh berupa batuan-batuan kecil. Mereka akan terbakar di atmosfer sebelum menyentuh Bumi. 

Untuk melihatnya, cukup cari rasi bintang Vega di langit bagian utara, kamu akan menemukan garis-garis meteor di sana. Dilansir dari Space Tourism Guide, setiap jam akan ada lima meteori yang "berjatuhan". Namun untuk kali ini, Draconid akan cukup sulit disaksikan mengingat bulan sedang memancarkan 83 persen cahayanya. 

Baca Juga: 5 Fakta Tentang Terjadinya Hujan Meteor, Sudah Tahu Belum?

5. Pada 11 Oktober 2019: puncak hujan meteor Selatan Taurid

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanfuturecdn.net

Terdapat dua macam hujan meteor Taurid, yaitu utara dan selatan. Yang dapat disaksikan untuk bulan ini adalah yang selatan, yaitu pada 11 Oktober 2019. Tak seperti namanya, titik awal Taurid berada pada rasi bintang Cetus, bukan Taurus. 

Untuk bisa melihatnya, kamu harus menengok ke posisi langit paling tinggi pada pukul 01.00 WIB. Kamu akan disuguhi lima meteor per jamnya. Selain itu, kita beruntung karena posisi kita adalah tempat paling strategis untuk mengamati hujan meteor ini. Makanya, jangan ketinggalan ya!

6. Pada 15 Oktober 2019: puncak hujan meteor Selatan Taurid

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanen.es-static.us

Mengikuti jejak SMC, galaksi Triangulum dapat diamati dari posisi kita pada malam hari di 15 Oktober 2019. Kedua galaksi tersebut berdekatan, jadi bukanlah hal yang mengejutkan jika mereka tiba-tiba terlihat dari Bumi.

Untuk mencarinya, kamu harus memastikan bahwa langit di sekitarmu benar-benar gelap tanpa adanya polusi. Siapkan teleskopmu ya, karena cahaya yang memancar dari Bulan akan sedikit mengganggu penglihatan. Ia terlihat seperti spiral yang berwarna kemerah-merahan. 

7. Pada 20 Oktober 2019: Merkurius terletak di sudut elongasi tertinggi

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkanbobmoler.com

Dilansir dari Britannica, elongasi dalam astronomi berarti jarak antara benda langit dari Matahari saat dilihat dari sudut pandang orang ketiga, yaitu dari Bumi. Semakin tinggi sudut elongasi, semakin jauh pula jaraknya dari Matahari.

Kali ini, Merkurius akan mencapai sudut 22 derajat dari bagian timur. Kamu bisa melihatnya pada saat petang. Planet dengan urutan pertama di tata surya tersebut akan terlihat menjulang tinggi di atas Matahari.

8. Pada 21 Oktober 2019: puncak hujan meteor Orionid

Catat! 8 Fenomena Langit Oktober 2019 yang Sayang Banget Dilewatkantwimg.com

Save the best for the last, Orionid adalah peristiwa langit terbaik di bulan ini. Ia akan mencapai puncaknya pada tanggal 21 Oktober 2019. Akan ada setidaknya 25 meteor per jam pada malam tersebut. Orionid mudah untuk diamati. Cukup cari rasi bintang Orion di langit bagian timur. Tak perlu begadang, kamu dapat menyaksikannya mulai pukul 22.00 WIB. 

Menarik untuk dinantikan, kan? Siapkan teleskop untuk pengamatan yang lebih jelas, ya! Selamat menyaksikan!

Baca Juga: Ini 10 Fakta Bintik Merah Raksasa Planet Jupiter, Akhirnya Terungkap!

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You