Comscore Tracker

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020

Gerhana bulan penumbra terlihat di semua wilayah Indonesia

Sulsel, IDN Times - Langit di bulan Januari 2020 kembali akan menampilkan fenomena cantik. Kamu bisa menyaksikan fenomena langit yang jarang nampak, mulai dari gerhana bulan, hujan meteor, hingga konjungsi. 

Beberapa fenomena bahkan bisa kamu lihat di langit Indonesia nih. Yuk, simak nih fenomena apa saja yang bisa kamu lihat. 

1. Gerhana bulan penumbra pada 11 Januari 2020 dan bisa dilihat dari seluruh wilayah Indonesia

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020astronomy.org

Akhir pekan ini, kamu bisa menyaksikan peristiwa langit, yakni gerhana bulan penumbra. Ini terjadi pada saat Bulan masuk ke bayangan penumbra Bumi sehingga ia akan tampak redup, terutama di bagian selatannya. 

Peristiwa ini terjadi cukup singkat, yaitu sekitar 30 menit saja. Namun kabar baiknya, ia dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia dengan mata telanjang loh. Ya, kamu tidak perlu peralatan khusus seperti hendak menyaksikan gerhana matahari. Gerhana bulan relatif lebih aman untuk mata. 

Kamu hanya perlu menunggunya dari pukul 00.07 WIB. Gerhana bulan ini akan mencapai puncaknya pada pukul 02.29 WIB.

2. Puncak hujan meteor Ursae Minorid pada 19 Januari 2020

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020galacticimages.com

Hujan meteor Ursae Minorid bakal terjadi pada 15 hingga 25 Januari 2020. Puncaknya akan berlangsung pada tanggal 19 Januari 2020. Kamu bisa mencarinya di sekitar bintang utara, Polaris. 

Walaupun begitu, ini merupakan hujan meteor kecil. Dilansir dari Space Tourism Guide, akan ada sekitar tiga meteor per jamnya. Kabar baiknya, langit akan sangat gelap pada malam tersebut sehingga pengamatan dapat dilakukan dengan baik.

Baca Juga: Bagaimana Rasanya Tinggal di Planet Mars? Ini 10 Gambaran Ilmiahnya!

3. Konjungsi antara Bulan dan Mars pada 20 Januari 2020

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020txstate-epdc.net

Di bulan Januari ini, kamu juga bisa melihat "Penampakan planet Mars. Planet merah tersebut akan terlihat berjejeran dengan Bulan pada tanggal 20 Januari nanti. Menurut laman Space Tourism Guide, keduanya hanya terpaut jarak 2,11 derajat saja jika dilihat dari Bumi.

Namun jangan kira Mars tampak sebesar Bulan, ya! Ia hanya akan terlihat seperti bintang kecil yang memancarkan sinar kemerahan. Waktu terbaik untuk mengamati peristiwa ini adalah pada 03.00 dini hari di masing-masing daerah. 

4. Asteroid Astraea terletak pada oposisi pada 21 Januari 2020

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020planetarium.jakarta.go.id

Setelah mengamati Bulan dan Mars, kamu juga bakal dimanjakan dengan penampakan asteroid bernama Astraea. Asteroid tersebut akan berada pada oposisi. Artinya, ia terletak di seberang Matahari sedangkan Bumi berada di tengah-tengah.

Itulah kenapa Astraea akan terlihat bersinar terang. Untuk mengamatinya, kamu harus mencari benda langit yang terlihat seperti Bulan kecil di dekat konstelasi Cancer. 

5. Konjungsi antara Bulan dan Jupiter pada 23 Januari 2020

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020astronomy.com

Mars bukanlah satu-satunya planet yang ‘ditemui’ oleh Bulan. Ternyata pada tanggal 23 Januari 2020, satelit kita itu akan berdekatan dengan Jupiter. Jika Mars terlihat seperti bintang berwarna merah, Jupiter tampak seperti bintang kekuningan. 

Keduanya hanya terpisahkan jarak sebesar 0,21 derajat dari perspektif kita. Waktu terbaik untuk mengamatinya adalah pada pukul 05.00. Jangan lupa siapkan teleskop atau teropong, ya, karena akan sulit untuk melihatnya dengan mata telanjang.

6. Konjungsi antara Bulan dan Venus pada 28 Januari 2020

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020dublinlive.ie

Bulan Januari ditutup dengan konjungsi Bulan dan Venus. Coba tengok langit sekitar pukul 18.30. Bulan yang berada pada fase baru akan berdampingan dengan si bintang kejora. Kedua benda langit paling terang setelah Matahari tersebut akan terlihat sangat indah berdampingan dengan satu sama lain. 

7. Dua fenomena langit yang terjadi di awal Januari lalu

Jangan Lewatkan, 6 Fenomena Langit di Januari 2020twitter.com/laurelcoons

Pada 3-4 Januari lalu, terjadi hujan meteor Quadrantid. Ini merupakan peristiwa yang layak untuk diamati karena menurut laman Seasky, akan ada sekitar 100 meteor per jamnya. Intensitas tersebut berlaku ketika kita mengamatinya di langit yang gelap dan tanpa polusi. 

Selain itu, pada malam tersebut, Bulan tidak akan mengganggu pandangan karena ia berada pada fase perbani awal. Untuk mengamati Quadrantid, kamu hanya perlu mencari rasi bintang Big Dipper di langit bagian utara. Titik muncul Quadrantid akan berada beberapa derajat di bawahnya. 

Fenomena kedua adalah Bumi berada dalam fase Perihelion dan ini terjadi pada 5 Januari lalu. Dilansir dari Space.com, perihelion adalah fase di mana Bumi berada pada titik terdekatnya terhadap Matahari. Pada 5 Januari nanti, kita dan Matahari hanya terpisahkan jarak 147,1 juta kilometer. Sedangkan normalnya, jarak tersebut mencapai 149,6 juta kilometer.

Baca Juga: 10 Peristiwa Langit Terbaik Tahun 2020, Catat Tanggalnya ya! 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya