Comscore Tracker

DPR Usul Gaji Dipotong untuk Atasi Virus Corona, Kamu Setuju?

Pemotongan gaji untuk mengurangi beban anggaran negara

Jakarta, IDN Times - Fraksi Partai NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengusulkan agar gaji anggota dewan dipotong 50 persen. Sebagian gaji bakal dialokasikan untuk penanganan wabah COVID-19 di Indonesia.

Ketua Fraksi Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan, usulan ini merupakan wujud upaya solidaritas DPR RI, yang diharapkan membangun semangat gotong-royong di seluruh elemen bangsa untuk mengatasi wabah COVID-19.

"Secara resmi kami akan mengusulkan ini kepada pimpinan DPR pada 29 Maret nanti, pada saat Rapat Paripurna pembukaan masa sidang DPR yang ketiga," kata Ahmad Ali, dilansir dari Kantor Berita Antara, Rabu (25/3).

1. Pemotongan gaji untuk membantu mengurangi beban anggaran negara

DPR Usul Gaji Dipotong untuk Atasi Virus Corona, Kamu Setuju?Ilustrasi (IDN Times/Mela Hapsari)

Ahmad Ali mengatakan, inisiatif pemotongan gaji bisa membantu mengurangi beban anggaran negara. Sebagian gaji bisa dialihkan untuk penanggulangan wabah.

"Secara teknis, kami serahkan kepada pihak Kesekjenan dengan Kementerian Keuangan prosesnya. Pokoknya setengah gaji anggota dewan masuk dalam program penanggulangan," katanya.

Lebih lanjut, Ali mengungkap, rencananya usulan pemotongan gaji berlaku sampai wabah akibat virus corona di tanah air mereda.

Akan berapa lama berlangsung pemotongan ini dilakukan, Ali menandaskan sampai wabah COVID-19 ini mereda di Tanah Air.

"Itu usulan kami. Kami berharap dan yakin seluruh anggota dewan akan menyepakati usulan ini, karena ini adalah bagian dari gotong-royong di antara sesama anak bangsa," tuturnya.

Baca Juga: Fraksi Demokrat: Tolak Rapid Tes untuk Anggota DPR dan Keluarganya

2. PKS menginstruksikan potong gaji mereka Maret ini

DPR Usul Gaji Dipotong untuk Atasi Virus Corona, Kamu Setuju?IDN Times/Irfan Fathurochman

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengungkapkan rencana senada. Bahkan, dia menyatakan telah menginstruksikan seluruh anggota fraksi agar memotong gaji mereka pada Maret. Potongan gaji bakal digunakan buat membeli alat pelindung diri bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanggulangan COVID-19.

Ia mengatakan, anggota Fraksi PKS DPR juga harus turun langsung ke rumah sakit dan melihat langsung kekurangan APD bagi tenaga medis.

"Untuk itu Fraksi PKS bersepakat untuk memotong gaji anggota DPR FPKS bulan Maret dan dibelanjakan untuk pembelian APD yang akan disalurkan kepada tenaga medis rumah sakit," kata dia, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).

3. PKS desak pemerintah untuk menghadirkan APD yang mencukupi

DPR Usul Gaji Dipotong untuk Atasi Virus Corona, Kamu Setuju?Ilustrasi Alat Pelindung Diri (Dok. Humas Pemprov Jateng)

Jazuli mengatakan, tenaga medis merupakan pahlawan karena bekerja siang-malam dengan risiko tinggi. Masyarakat bisa mendukung mereka dengan membantu penyediaan APD. Anggota DPR mewujudkannya lewat donasi potong gaji.

Ia mengatakan, presiden dan pemerintah mengklaim sudah mendatangkan banyak sekali APD namun faktanya masih banyak yang belum terpenuhi di lapangan. Menurut dia, tenaga medis dan rumah sakit bahkan pasien yang dirawat masih banyak yang mengeluh kekurangan APD.

"Atas dasar itu Fraksi PKS meminta kepada seluruh anggota legislatif PKS dari pusat hingga daerah untuk membantu melalui pemotongan gaji bulan Maret," katanya.

Menurut dia, masyarakat harus menunjukkan bahwa dalam keterbatasan yang ada, kita secara kolektif bisa membantu bersama komponen masyarakat lainnya yang juga luar biasa dalam membangun solidaritas menghadapi wabah COVID-19.

Jazuli berharap upaya yang dilakukannya tersebut bisa diikuti seluruh anggota DPR dan DPRD lintas fraksi agar prioritas pemenuhan APD bagi pahlawan kemanusiaan yaitu para dokter dan tenaga medis bisa terpenuhi segera.

Baca Juga: MPR: Alat Rapid Test Anggota DPR Sebenarnya Ada 40.000 Bukan 20.000

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya