Comscore Tracker

Cerita di Balik Foto ‘San Siro’ Makassar yang Viral Sampai Luar Negeri

Foto sempat ditolak untuk bahan pameran

Makassar, IDN Times - Lapangan sepak bola di salah satu sudut kota Makassar, Sulawesi Selatan, belakangan ini ramai diperbincangkan di media sosial. Lokasi itu populer karena dikait-kaitkan dengan San Siro, markas klub sepak bola AC Milan di Italia.

Seperti diberitakan sebelumnya, ‘San Siro’ di Makassar ini  mendadak tenar setelah sebuah foto Muhammad Nurdin melalui akun @pachesmindstore diunggah ulang di Instagram oleh media sepak bola internasional, @433. Foto itu menampilkan tanah lapang setengah becek di tengah pemukiman penduduk yang jadi arena bermain sepak bola sekumpulan anak kecil.

Sejak diunggah akun @433 pada 5 Januari 2018 lalu, foto ‘San Siro’ telah disukai lebih dari satu juta kali dan diunggah ulang oleh ratusan akun lain. 

Seperti apa kondisi ‘San Siro’ Makassar, dan mengapa bisa viral di media sosial? Berikut ceritanya.

1. Tanah lapang di dalam kompleks perumahan

Cerita di Balik Foto ‘San Siro’ Makassar yang Viral Sampai Luar NegeriIDN Times / Aan Pranata

Lapangan yang jadi objek foto populer ini terletak di jalan Masale 2, kecamatan Panakkukang. Lokasinya berupa tanah lapang di sudut jalan yang tak sampai seluas lapangan basket. Jangan bayangkan kemegahan San Siro yang asli, sebab lapangan ini nyatanya beralaskan tanah yang becek saat musim hujan.

Yang jadi perhatian adalah tulisan SANSIRO pada dinding bata pembatas lapangan dan rumah penduduk. Tulisan itu mungkin menarik karena menggambarkan kontrasnya situasi sarana sepak bola di negara berkembang seperti Indonesia.

Saban sore, di lapangan ini ramai bocah bermain dengan bola plastik. Di kedua sisi lapangan berdiri tiang gawang dari batang bambu.

“Ini dulu tanah kosong, tapi sejak 17 Agustus tahun lalu (2018) mulai digunakan untuk anak-anak main bola. Kalau tulisan SANSIRO itu saya yang cat, iseng-iseng saja karena saya fans AC Milan,” kata Farhan, penduduk setempat.

Baca Juga: Lapangan 'San Siro' di Makassar Ini Jadi Pembahasan Media Asing

2. Foto yang viral diabadikan tanpa rencana

Cerita di Balik Foto ‘San Siro’ Makassar yang Viral Sampai Luar Negeriinstagram.com/pachesmindstore

Muhammad Nurdin, pemilik foto yang diunggah ulang @433, merupakan pengusaha kecil-kecilan yang hobi motret. Pada akhir Desember 2018 lalu, dia tengah mencari materi foto untuk bahan tugasnya dalam sebuah pameran kelas fotografi. Saat melintas di jalan Masale 2, dia tertarik mengabadikan anak-anak bermain sepak bola.

Nurdin mengaku fotonya diambil secara alami, tanpa rekayasa adegan. Foto ‘San Siro’ itu pun sebenarnya sempat ditolak oleh mentor Nurdin untuk diikutkan pameran. Jadi, dari pada sia-sia, akhirnya diunggah di Instagram pribadi. 

“Di luar dugaan malah banyak respon dan viral sampai hari ini. Foto itu sebenarnya berpesan tentang kurangnya lahan untuk anak-anak di Makassar bermain bola tanpa harus mengeluarkan uang lebih,” kata Nurdin.

Lalu, apa kata Mentor Nurdin ketika foto sudah viral belakangan?

"Dia cuma tertawa," Nurdin menambahkan.

3. Tak menyangka jadi pembicaraan hingga ke luar negeri

Cerita di Balik Foto ‘San Siro’ Makassar yang Viral Sampai Luar NegeriIDN Times / Aan Pranata

Nurdin menceritakan, dia menerima komentar dari akun @433 di unggahan fotonya pada Sabtu (4/1/2019). Waktu itu dia baru bangun tidur. Setengah tak percaya, dia membaca komentar yang memintanya membuka pesan DM. 

Melalui DM di Instagram, akun @433 meminta izin untuk mengunggah ulang foto ’San Siro’. Nurdin diminta mengirimkan file asli yang beresolusi tinggi. Setelah itu, seperti yang telah terjadi, foto jadi pembicaraan di mana-mana.

Nurdin menyebut fotonya tidak begitu istimewa, khususnya dalam teknik pengambilan gambar. Hingga hari ini pun dia belum tahu mengapa gambar itu banyak menyita perhatian masyarakat. Di satu sisi, dia merasa ‘pesan’ yang disampaikan kemungkinan menyentuh sisi humanis orang-orang yang melihat.

“Mungkin saya beruntung,” katanya.

Baca Juga: 32 Besar Piala Indonesia, PSM Akan Berhadapan dengan Kalteng Putra

Topic:

  • Dwi Agustiar

Just For You