Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Soal Ricuh Munas di Solo, HIPMI Sulsel: Mereka Sudah Berdamai

Soal Ricuh Munas di Solo, HIPMI Sulsel: Mereka Sudah Berdamai
Adu jotos peserta Munas HIPMi di Solo (Dok. Istimewa)
Share Article

Makassar, IDN Times - Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) XVII yang diselenggarakan di Kota Solo, Jawa Tengah, sempat diwarnai ricuh. Dari video yang beredar, kericuhan diwarnai adu jotos yang terjadi dalam ruang Munas HIPMI.

Oknum yang terlibat adu jotos tersebut diduga merupakan perwakilan dari Sulawesi Selatan (Sulsel). Terkait hal ini, Dewan Kehormatan BPD HIPMI Sulsel, Firdaus, enggan berkomentar jauh.

"Bukan. Gak usahlah ada nama gitu. Saya tidak tahu persis itu dari mana tetapi yang pasti bahwa itu sudah selesai dan mereka sudah berdamai," kata Firdaus saat dikonfirmasi IDN Times, Selasa (22/11/2022).

1. Adu jotos dipicu kesalahpahaman

Kericuhan Munas HIPMI di Solo.(Dok/Hipmi Solo)
Kericuhan Munas HIPMI di Solo.(Dok/Hipmi Solo)

Firdaus mengatakan bahwa kondisi Munas HIPMI di Solo saat ini telah kondusif. Kedua pihak yang sempat beradu argumen dan adu jotos tersebut dikabarkan telah berdamai.

"Sudah tidak ricuh lagi. Sebenarnya bukan ricuh. Hanya salah paham, ada miskomunikasi dan sekarang udah bertemu mereka dan berdamai dan mereka sudah jabat tangan," kata Firdaus.

2. HIPMI Sulsel sebut dinamika biasa dalam musyawarah

Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika menghadiri Munas ke-17 HIPMI di Solo pada Senin, 21 November 2022. (www.twitter.com/@puanmaharani_ri)
Presiden Joko "Jokowi" Widodo ketika menghadiri Munas ke-17 HIPMI di Solo pada Senin, 21 November 2022. (www.twitter.com/@puanmaharani_ri)

Menurut Firdaus, perbedaan pendapat dalam musyawarah merupakan hal yang biasa. Hal itu pun terjadi dalam Munas tahun ini. Namun perbedaan pendapat itu tidak berlangsung lama.

"Karena HIPMI kan bersaudara, bersatu, bersahabat. Jadi tidak ada musuh-musuhan. Ini hanya kesalahpahaman biasa. Dinamika biasa," katanya.

3. Adu jotos terjadi usai pidato pembukaan Jokowi

Dok. HIPMI
Dok. HIPMI

Puncak agenda organisasi tersebut yakni memilih Ketua Umum periode 2022-2025. Ada tiga calon kuat untuk posisi ketum yakni Akbar Himawan Buchari, Bagas Adhadirgha, dan Anggawira. 

Peristiwa adu jotos tersebut terjadi usai pidato pembukaan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo pada Senin 21 November 2022 kemarin. Di dalam pidatonya, Jokowi menitipkan pesan agar situasi politik dan keadaan di dalam negeri tetap kondusif. Pesan itu disampaikan karena Jokowi menyadari, di dalam acara pembukaan pada Senin kemarin turut hadir sejumlah tokoh yang namanya masuk ke dalam bursa capres atau cawapres

"Yang kedua berkaitan dengan politik. Saya hanya titip kepada calon-calon presiden, calon-calon wapres yang hadir di sini, saya tidak mau sebut siapa. Saya titip agar dalam kondisi dunia yang sangat rentan seperti ini, kita semua harus menjaga agar tetap kondusif. Situasi politik kalau bisa adem," ungkap Jokowi yang direspons oleh para hadirin dengan tersenyum.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Irwan Idris
Ashrawi Muin
Irwan Idris
EditorIrwan Idris

Latest News Sulawesi Selatan

See More

5 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Tumbuh dengan Crab Mentality

24 Mei 2026, 22:55 WIBNews