Comscore Tracker

Mahfud MD Sebut Dokumen dari Veronica Koman untuk Jokowi Hanya Sampah!

Dokumen itu berisi data korban di Nduga Papua

Bogor, IDN Times - Mahfud MD menyebut dokumen yang diberikan oleh pengacara Hak Asasi Manusia (HAM) Veronica Koman kepada Presiden Joko 'Jokowi' Widodo tidak penting. Bahkan, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam) itu menilai dokumen dari Veronica hanya sampah.

"Rakyat biasa juga ngirim surat ke presiden. Kalau memang ada (dari Veronica) sampah sajalah itu," ujar Mahfud di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2).

1. Menkopolhukam tidak tahu soal dokumen dari Veronica ke Presiden Jokowi

Mahfud MD Sebut Dokumen dari Veronica Koman untuk Jokowi Hanya Sampah!IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Sebelumnya, Veronica mengatakan telah menyerahkan dokumen tersebut kepada Jokowi saat kunjungan kerja ke Canberra, Australia. Namun, Mahfud yang turut ikut dalam kunjungan ke Negeri Kanguru itu, mengaku tak mengetahui perihal dokumen yang diberikan Veronica.

"Kalau soal Koman itu saya tahu surat seperti itu banyak. Orang berebutan salaman, kagum, kemudian kasih map, amplop, surat itu. Jadi tidak ada urusan Koman itu karena surat yang dibawa banyak," tutur Mahfud.

Baca Juga: Masuk DPO, Veronica Koman: Pemerintah Coba Hancurkan Kredibilitas Saya

2. Mahfud bilang banyak surat yang dikirim ke Presiden

Mahfud MD Sebut Dokumen dari Veronica Koman untuk Jokowi Hanya Sampah!IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Saat ditanya apakah pemerintah benar-benar menerima dokumen dari Veronica atau tidak, Mahfud tak berkomentar banyak. Ia hanya mengatakan kemungkinan isi dokumen tersebut belum dibuka.

"Belum dibuka kali suratnya. Suratnya kan orang banyak," ucap dia.

3. Veronica sebut dokumen data korban di Nduga Papua telah diberikan ke Presiden Jokowi

Mahfud MD Sebut Dokumen dari Veronica Koman untuk Jokowi Hanya Sampah!IDN Times/screenshot

Sebelumnya, Veronica mengklaim berhasil menyerahkan dokumen data berisi 57 tahanan politik serta 243 korban sipil yang tewas di Nduga, Papua, sejak Desember 2018 kepada Presiden Jokowi saat berkunjung ke Australia. Namun, hal tersebut belum dikonfirmasi pihak pemerintah.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Polda Jatim Tetapkan Veronica Koman DPO, Ini Arti Red Notice Interpol

Topic:

  • Irwan Idris

Berita Terkini Lainnya