Comscore Tracker

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan Penulis

Siapa saja ya?

Jakarta, IDN Times - Peringatan HUT Kemerdekaan RI setiap tahun menjadi momentum yang tepat untuk mengenang kisah perjuangan para pendahulu, para pahlawan yang menjadi peletak dasar berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bicara soal pejuang kemerdekaan, tahu gak sih kamu kalau di antara mereka juga ada yang menjadi seorang jurnalis dan penulis? Nah, kamu penasaran siapa saja mereka?

1. Tjipto Mangoenkoesoemo

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan PenulisIDN Times/Margith Juita Damanik

Tjipto Mangoenkoesoemo adalah satu dari Tiga Serangkai bersama Ki Hajar Dewantara dan Ernest Douwes. Bersama Ernest, Tjipto juga dikenal sebagai seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Tiga Serangkai itu selalu aktif menyebarluaskan ide pemerintahan sendiri dan kritis terhadap pemerintahan Hindia Belanda. Tjipto juga tokoh Indische Partij, organisasi politik yang pertama kali mencetuskan ide pemerintahan sendiri di tangan pribumi.

Pada 1913 Tjipto bersama kedua rekannya diasingkan pemerintah kolonial ke Belanda, akibat tulisan dan aktivitas politiknya. Mereka baru kembali ke Tanah Air pada 1917.

2. Ki Hajar Dewantara

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan PenulisANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Baca Juga: Ikut Kuis Tebak-Tebakan Pahlawan Ini & Kamu Tahu Berapa Kuat Ingatanmu

Ki Hajar Dewantara terkenal sebagai tokoh pendidikan dan Bapak Pendidikan Nasional. Ki Hajar juga aktif sebagai kolumnis, politikus, pelopor pendidikan bagi kaum pribumi dari masa penjajahan Belanda, dan juga pendiri Perguruan Taman Siswa. Ki Hajar lahir dari kalangan bangsawan di tanah Jawa. 

Ki Hajar Dewantara yang memiliki nama lain yaitu Suwardi Suryaningrat sebelumnya adalah seorang wartawan. Karier penulisannya dimulai sebagai wartawan di beberapa surat kabar. Pada saat itu, Ki Hajar menjadi salah satu penulis andal lantaran tulisannya dikenal komunikatif, tajam, dan antikolonial.

Namun, karena tulisannya juga, Ki Hajar sempat diasingkan pemerintah Hindia Belanda. Tulisannya yang berjudul Als ik een Nederlander was atau Seandainya Aku Seorang Belanda yang dimuat dalam surat kabar De Expres pada 13 Juli 1913, dinilai sebagai kritikan pedas di kalangan pejabat pemerintahan Hindia Belanda.

3. Tan Malaka

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan Penulispahlawancenter.com

Tan Malaka merupakan seorang pejuang kemerdekaan yang gemar melawan penjajahan Belanda melalui tulisan-tulisan bernas. Ia juga dikenal sebagai seorang pengajar anak-anak kuli di perkebunan teh di Sanembah, Tanjung Morawa, Deli, Sumatera Utara. Selain mengajar, ia juga menulis beberapa propaganda untuk para kuli yang dikenal juga Deli Spoor.

Pada masa-masa itu, Tan Malaka mulai mengamati dan memahami penderitaan dan keterbelakangan hidup pribumi di Sumatera. Dia juga sering menulisnya di media massa. Salah satu karya dia berjudul Tanah Orang Miskin.

Tulisan tersebut berkisah tentang perbedaan mencolok kekayaan kaum kapitalis dan pekerja, yang dimuat di Het Vrije Woord. Tan Malaka juga menulis tentang penderitaan para kuli di perkebunan teh di Sumatera Post.

4. Tirto Adhi Soerjo

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan Penulispixabay.com/Devanath

Djokomono Tirto Adhi Soerjo atau yang lebih dikenal Tirto memang dikenal sebagai tokoh pers dan kebangkitan nasional Indonesia. Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai perintis surat kabar dan kewartawanan di Tanah Air. Namanya sering disingkat TAS.

Tirto menerbitkan surat kabar Soenda Berita pada 1903-1905, Medan Prijaji 1907, dan Putri Hindia 1908. Dia juga mendirikan Sarikat Dagang Islam.

Medan Prijaji dikenal sebagai surat kabar nasional pertama, karena menggunakan bahasa Melayu (bahasa Indonesia), dan seluruh pekerja mulai dari pengasuhnya, percetakan, penerbitan, hingga wartawannya adalah pribumi.

5. Abdul Malik Karim Amrullah (Hamka)

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan Penulisalif.id

Pria kelahiran 17 Februari 1908 yang dikenal dengan panggilan Hamka ini merupakan seorang ulama dan juga sastrawan. Dia melewatkan waktunya sebagai seorang wartawan, penulis, sekaligus pengajar.

Tak hanya itu, Hamka juga terjun dalam dunia politik melalui Partai Masyumi hingga partai tersebut dibubarkan. Ia menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama, dan aktif di Muhammadiyah hingga akhir hayatnya. 

Universitas Al Azhar dan Universitas Nasional Malaysia menganugerahkan gelar doktor kehormatan, sementara Universitas Moestopo Jakarta mengukuhkan Hamka sebagai guru besar. Namanya disematkan untuk Universitas Hamka milik Muhammadiyah dan masuk daftar Pahlawan Nasional Indonesia.

6. Mohammad Hatta

6 Pahlawan Nasional Berlatar Belakang Wartawan dan PenulisIDN Times/Margith Juita Damanik

Mohammad Hatta merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia. Hatta mulai menulis sejak dirinya bersama Syahrir ditangkap dan diasingkan Belanda ke Digul dan Banda Neira pada 25 Februari 1934.

Hatta mulai menulis untuk koran-koran Jakarta dan majalah-majalah di Medan, Sumatera Utara. Namun, tulisan wakil presiden pertama RI di media cetak tersebut, tidak berbau politis, melainkan penuh analisis untuk mendidik pembaca.

Itulah sederet pahlawan nasional Indonesia yang berkecimpung dan berjuang melalui jalur jurnalistik dan tulis-menulis. Kalau kamu sudah berjuang apa untuk bangsa Indonesia guys?

Baca Juga: Berjasa Besar, Ini Dia 5 Pahlawan Nasional Sulsel yang Wajib Kamu Tahu

Topic:

  • Irwan Idris

Just For You