Comscore Tracker

[BREAKING] Menpora Jadi Tersangka, Jokowi: Hati-Hati Gunakan APBN

Sebelumnya, KPK menjerat menteri aktif, Idrus Marham

Jakarta, IDN Times - Setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi ditetapkan sebagai tersangka, Presiden Joko "Jokowi" Widodo mengingatkan agar semua menteri lebih berhati-hati dalam menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  Hingga saat ini, sudah ada dua menterinya yang terjerat kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Semuanya hati-hati menggunakan anggaran, gunakan APBN, karena semuanya diperiksa, kepatuhannya perundang-undangan oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)," ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (19/9).

Menurut Jokowi, apabila menterinya melakukan penyelewengan, maka akan berakhir dan berurusan dengan hukum. "Kalau ada penyelewengan, itu urusannya dengan aparat penegak hukum," kata dia.

Jokowo menyebutkan Imam Nahrawi sudah menyerahkan surat pengunduran diri tadi pagi. Surat pengunduran diri tersebut diberikan langsung oleh Menpora.

"Sudah disampaikan kepada saya surat pengunduran diri dari Menpora Imam Nahrawi," kata dia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tersangka kepada Imam Nahrawi bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum, dalam kasus dugaan korupsi penyaluran dana hibah pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Imam diduga menerima suap  hingga Rp26,5 miliar.

Sebelum Imam Nahrawi, KPK juga menetapkan menteri aktif di era Jokowi, yakni Idrus Marham, sebagai tersangka pada 24 Agustus 2018. Kala itu, Idrus yang menjabat menteri sosial terseret kasus dugaan suap terkait proyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt.

Idrus kemudian divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, tiga tahun penjara pada April 2019.

Baca Juga: [BREAKING] Jadi Tersangka, Imam Nahrawi Diduga Terima Rp26,5 Miliar

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You