Comscore Tracker

TNI AL: Tak Bisa Beli Kapal Selam dengan Donasi Warga

Sudah ada Rp1,7 miliar donasi yang sudah terkumpul

Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut tidak bisa menerima donasi dari masyarakat buat membeli kapal selam baru. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyatakan menyambut niat baik masyarakat, namun itu terpaksa harus ditolak.

TNI AL merespons pengumpulan donasi oleh Masjid Jogokariyan di Yogyakarta untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402. Menurut data Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, hingga Senin, 3 Mei 2021, donasi yang dikumpulkan dari publik sudah mencapai Rp1,7 miliar. 

"Karena pembelian dilakukan melalui prosedur yang ada. Secara hukum kita tak boleh terima donasi untuk beli alutsista," kata Julius melalui pesan pendek kepada IDN Times, Senin. 

"Kami bersyukur bahwa ternyata bangsa ini masih kuat empatinya meskipun ada beberapa individu, dan kering empatinya dengan adanya indikasi menggunakan momen ini untuk mengambil keuntungan," tutur dia.

1. Donasi tahap pertama akan berakhir hingga 26 Mei 2021

TNI AL: Tak Bisa Beli Kapal Selam dengan Donasi WargaPengumpulan donasi untuk pembelian kapal selam baru menggantikan Nanggala 402 (www.instagram.com/@ustadzabdulsomad.official)

Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan Muhammad Jazir ASP menyebut pengumpulan donasi untuk pembelian kapal selam baru terus berlanjut. Tahap pertama berlangsung selama satu bulan.

Jazir pun menyadari bila donasi yang sudah terkumpul tak bisa diterima oleh TNI AL. "Meski sesuai regulasi tidak memungkinkan tapi bisa (kami serahkan) melalui negara," kata Jazir saat dikonfirmasi lewat pesan singkat. 

Jazir pun memastikan proses pengumpulan dan penyerahan donasi akan transparan. Namun dia tidak menjelaskan institusi negara mana yang akan diserahkan donasi tersebut. "(Kami akan menyerahkan) ke negara," ujarnya.

Baca Juga: Eternal Patrol Trending Usai KRI Nanggala-402 Tenggelam, Apa Artinya?

2. Pengumpulan donasi untuk beli kapal selam sempat dikritik warganet

TNI AL: Tak Bisa Beli Kapal Selam dengan Donasi WargaAnak-anak jemaah Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, saat keliling mencari sumbangan untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala 402 (Istimewa)

Pengumpulan donasi buat beli kapal selam tak lepas dari kritikan warganet. Sosiolog bencana dari Nanyang Technology University (NTU) Sulfikar Amir mengatakan, pembelian kapal selam tak bisa disamakan dengan pembangunan masjid yang dapat dilakukan secara bergotong-royong. 

"Hanya otoritas khusus yang bisa melakukan itu. Mending duitnya didonasikan kepada keluarga para awak KRI Nanggala 402 yang ditinggal. Berapa pun jumlahnya," cuit Sulfikar di akun Twitternya @sociotalker pada 27 April 2021. 

Menurut Sulfikar, ketiadaan kapal selam baru bukan menandakan pemerintah tak memiliki anggaran. Namun, anggaran yang ada saat ini malah digunakan untuk membeli benda lain. 

"Contoh, proyek pembangunan Bandara Kertajati yang biaya pembangunannya bisa dipakai untuk beli dua kapal selam. Belum lagi proyek-proyek yang lainnya," kata dia. 

3. Usai KRI Nanggala 402 tenggelam, TNI AL akan beli satu kapal selam penyelamat

TNI AL: Tak Bisa Beli Kapal Selam dengan Donasi WargaBagian kapal KRI Nanggala 402 hasil citra Remotely Operated Vehicle (ROV) MV Swift Rescue ditunjukkan saat konferensi pers di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (25/4/2021). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Usai terjadi insiden KRI Nanggala 402, TNI Angkatan Laut akhirnya menyampaikan rencana pembelian satu kapal selam penyelamat, untuk mengantisipasi bila terjadi peristiwa darurat di bawah laut. Asisten Perencanaan (Arsena) Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali mengatakan, pembelian alutsista berupa kapal penyelamat itu sudah diprogramkan oleh Bappenas dan Kementerian Pertahanan. 

"Sudah kami programkan di renstra (rencana strategis) untuk pembelian satu kapal rescue," ungkap Ali ketika memberikan keterangan pers di Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 27 April 2021 yang disiarkan di stasiun YouTube INews TV. 

https://www.youtube.com/embed/bvSTe0Ro_P4

Baca Juga: Eks KSAL Minta Badan KRI Nanggala-402 Diangkat Semua dari Dasar Laut

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya