Comscore Tracker

Ketua DPR yang Baru, Puan Maharani Punya Kekayaan Rp363,7 Miliar

Puan mengoleksi mobil klasik hingga moge

Jakarta, IDN Times - Putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, terpilih sebagai Ketua DPR baru. Puan menjadi pimpinan DPR bersama Aziz Syamsudin (Partai Golkar), Sufmi Dasco Ahmad (Partai Gerindra), Rachmat Gobel (Partai Nasional Demokrat) dan Muhaimin Iskandar (Partai Kebangkitan Bangsa). 

Puan dilantik pada Selasa malam (1/10) dan turut disaksikan Megawati, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan. Mega kemudian naik ke podium dan memeluknya. 

Sementara, dalam pandangan mantan Ketua DPR, Setya Novanto, Puan sudah lama disiapkan untuk duduk sebagai Senayan I. 

"Sebelum saya (jadi Ketua DPR), itu memang Bu Puan sudah direncanakan. Tapi, ini kan masalah tertunda saja dan sudah saatnya," kata Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat pada Rabu (2/10) seperti dikutip dari kantor berita Antara

Sebelum duduk sebagai Ketua DPR, Puan adalah Menteri Koordinator di bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Namun, banyak yang mengkritiknya sebab selama hampir lima tahun duduk sebagai menko, tak ada prestasi atau kinerja Puan yang terdengar hingga ke telinga publik. 

Seperti penyelenggara negara liannya, Puan juga diwajibkan untuk melaporkan hartanya. Berapa total kekayaannya?

Baca Juga: Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR Termuda

1. Harta paling besar tersimpan dalam bentuk tanah dan bangunan

Ketua DPR yang Baru, Puan Maharani Punya Kekayaan Rp363,7 Miliar(Ketua DPR terpilih Puan Maharani) ANTARA FOTO/M. Risyal Hidayat

Terakhir kali, Puan menyerahkan laporan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 31 Desember 2018 kala dia masih menjadi menteri. Dari data itu,  Puan memiiki total harta Rp363,7 miliar pada tahun 2017. 

Walau tidak rutin melaporkan setiap tahun, namun ia terus memperbarui datanya ketika menduduki jabatan baru. Dalam data harta kekayaan yang ada di KPK dan dapat diakses oleh publik, Puan tercatat lima kali melaporkan harta kekayaan yakni pada tahun 2010 saat baru menjabat anggota DPR (2009-2014), 2012, 2014 ketika baru menduduki kursi Menko PMK, 2017, dan 2018. 

Ditilik lebih detail, nominal harta paling besar yang dimiliki Puan ada di tanah dan bangunan. Ia tercatat memiliki 74 tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa area yakni Bogor, Jakarta dan Bali. Bahkan, sebagian besar aset tanahnya itu berada di Bali. 

Dari aset berupa tanah saja, Puan tercatat sudah memiliki harta mencapai Rp148,8 miliar. 

Baca Juga: Setnov: Puan Maharani Sudah Disiapkan Sejak Lama Jadi Ketua DPR

2. Puan juga mengoleksi mobil mewah dan antik serta moge

Ketua DPR yang Baru, Puan Maharani Punya Kekayaan Rp363,7 Miliar(Ilustrasi mobil Mercedes Benz 1969) www.bringatrailer.com

Puan diketahui juga memiliki beberapa kendaraan roda dua dan empat. Mantan Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR itu diketahui memiliki 10 kendaraan dan beberapa diantaranya adalah kendaraan mewah dan antik. 

Di dalam dokumen e-LHKPN, Puan tercatat memiliki tiga mobil Mercedes Benz antik, yakni keluaran tahun 1969, 1976, dan 1982. Ia juga memiliki sebuah mobil VW Karman Ghia keluaran tahun 1961. Ada pula mobil mewah lainnya, yakni VW Beetle keluaran tahun 2000 dan Toyota Land Cruiser yang diproduksi tahun 2008. 

Puan juga memiliki tiga motor gede Harley Davidson keluaran tahun 2002 dan 2003. Untuk 10 kendaraan itu, totalnya mencapai Rp1,5 miliar. 

Harta lainnya yang nilainya besar ada di surat berharga, yakni mencapai Rp208 miliar. Namun, Puan juga memiliki utang yang besar senilai Rp49,7 miliar. Apabila total harta Rp413 miliar dikurangi utangnya maka Puan memiliki kekayaan senilai Rp363,7 miliar. 

3. Dalam pidato pertama, Puan menggarisbawahi DPR bukan organisasi antikritik

Ketua DPR yang Baru, Puan Maharani Punya Kekayaan Rp363,7 MiliarIDN Times/Arief Rahmat

Di dalam pidato pertamanya sebagai Ketua DPR, Puan mengatakan parlemen sebagai organisasi tidak anti terhadap kritik. Namun, ia berharap dapat diberikan masukan dan saran yang objektif. Ia juga mendorong agar publik tidak pesimistis dulu terhadap pelaksanaan tugas-tugas DPR. 

"Kami tidak antikritik, tetapi diharapkan masyarakat tidak mudah terjebak pada penilaian yang bersifat apriori terhadap pelaksanaan tugas-tugas DPR dan dapat bersikap objektif dalam menilai kinerja kita semua," kata Puan pada Selasa malam kemarin. 

Selain itu, ia juga memastikan DPR adalah rumah rakyat dan lembaga yang merupakan representasi dari rakyat. 

Baca Juga: Sesuai UU MD3, Puan Maharani Sebut PDIP Pantas Jadi Ketua DPR 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya