Comscore Tracker

Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR Termuda

Hillary resmi berkantor di Senayan pada usia 23 tahun

Jakarta, IDN Times -  Di usia sangat muda, Hillary Brigita Lasut sudah duduk sebagai wakil rakyat. Dia resmi berkantor di Senayan sejak Selasa (1/10) di usia baru 23 tahun.

Hillary juga dipercaya untuk memimpin sidang DPR RI sementara yang mengawali proses pelantikan. Ia turut didapuk menjadi Wakil Ketua MPR sementara untuk membahas jadwal sidang paripurna MPR pada sore kemarin. 

Kendati diwarnai hujan interupsi, namun Hillary bisa mengatasinya dengan cukup baik. Interupsi terjadi karena pimpinan MPR di dalam sidang hanya satu orang, yaitu Hillary seorang. Ketua MPR lainnya yakni Sabam Sirait berhalangan hadir karena sedang mengikuti rapat DPD. 

"Jadi, memang Pak, saya minta kesepakatan dari kita semua kalau kita sepakat kita lanjutkan (rapat). Kalau tidak ya tidak masalah," tutur Hillary menjawab pertanyaan dari anggota dewan dari fraksi PKS, Abdul Fikri. 

Namun, bukan hanya Hillary yang merupakan politikus muda dan berusia di bawah 25 tahun. Ada pula sembilan politikus millenial lainnya yang mewarnai wajah parlemen di Indonesia. 

Lalu, apa program yang hendak dibawa oleh Hillary saat bertugas di DPR? Apalagi ia dihantui oleh cap sebagai anak mantan koruptor, lantaran sang ayah Elly Engelbert Lasut pernah dibui tujuh tahun karena kasus penyalahgunaan nota dinas perjalanan yang mengakibatkan negara merugi Rp7,7 miliar. 

Baca Juga: Ini 10 Caleg Terpilih DPR RI Paling Muda. Millennial Banget!

1. Hillary Lasut berharap bisa bertugas di Komisi III

Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR Termuda(Politikus Hillary Briggita Lasut) www.instagram.com/@hillarylasut

Ketika ditemui media Selasa (1/10), Hillary mengutarakan harapan agar ditempatkan di komisi III ketika ia masuk di DPR. Menurutnya, hal itu bukan suatu hal yang muluk-muluk, lantaran pendidikan Hillary yang fokus mengambil ilmu hukum. 

Ketika menempuh pendidikan sarjana di Universitas Pelita Harapan, Hillary sudah mengambil program hukum internasional. Sedangkan, ketika berkuliah di Washington University, Hillary juga mengambil program yang sama. Ia pun mengaku sudah menyampaikan keinginan agar ditempatkan di komisi III ke fraksi Nasdem. 

"Hampir pasti aku di komisi III sih. Soalnya (sesuai dengan) latar belakang keilmuwan," kata Hillary. 

Ia menyebut apabila ditempatkan di komisi III, maka ia akan fokus pada pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan beberapa UU yang ingin dibahas pada periode 2019-2024. 

"Prioritasnya sekarang (yang dibahas) RUU KUHP kan dan mungkin akan dibahas juga beberapa hal kemarin mengenai pengajuan Perppu KPK. Kalau aku sendiri secara pribadi belum lihat ada UU yang spesifik mengatur cyber crime, ilegal fintech, identity test seperti yang ada di Amerika. Aku ingin ngajuin juga di komisi III," tutur dia lagi. 

Baca Juga: Hillary Brigitta Lasut: Pembatasan Kewenangan Bisa Perkuat KPK

2. Sejak kecil, Hillary sudah mengantongi berbagai prestasi

Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR Termuda(Politikus Nasdem Hillary Brigita Lasut) www.instagram.com/@hillarylasut

Hillary lahir pada 22 Mei 1996 di Manado, Sulawesi Utara dari pasangan Elly Engelbert Lasut dan Telly Tjanggulung. Sejak kecil, Hillary yang anak tunggal itu, sudah aktif mengikuti berbagai kegiatan. Ia pernah mengikuti Bunaken Teen Idol, Leadership Booth Camp Excellent Leader, dan Miss Manado International School. Itu semua terjadi pada tahun 2009 lalu. 

Hillary juga terpilih menjadi Ketua OSIS saat masih duduk di bangku SMA dan menjadi pembawa bendera merah putih (paskibraka). Saat menjadi anggota paskibraka, Hillary ditunjuk menjadi pembawa bakinya. 

Prestasi terus ditorehkan ketika ia memasuki jenjang universitas. Lulus dengan nilai tertinggi, Hillary kemudian mendapatkan program beasiswa 100 persen dari Universitas Pelita Harapan (UPH). Saat menempuh program studi hukum, ia sempat ikut debat internal FH UPH dan meraih juara ke-II. Program studi S1 diselesaikan tepat waktu dan nilai yang memuaskan. 

3. Lahir dari orangtua yang pernah menjadi kepala daerah

Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR TermudaIDN Times/Istimewa

Hillary berasal dari keluarga yang memang berkecimpung di dunia politik. Kedua orangtua Hillary juga hidup di dunia yang sama.

Ayah Hillary, Elly Engelbert Lasut merupakan Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024. Elly juga menduduki posisi tersebut selama dua periode sebelumnya, yakni 2004-2009 dan 2009-2012. 

Sedangkan ibu Hillary, Telly Tjanggulung pernah menjabat sebagai Bupati Minahasa Tenggara periode 2008-2013. Dalam sebuah wawancara, Hillary mengaku sejak kecil sudah terbiasa diajak oleh kedua orang tuanya ke gedung parlemen. 

Kini ia mengikuti jejak kedua orangtuanya berada di dunia politik. Untuk bisa menembus Senayan, Hillary berhasil meraih 70.345 suara. Hillary berharap ia bisa membawa perubahan sama seperti tokoh yang ia kagumi, yakni Alexandria Ocazio Cortez, seorang politisi wanita muda Latin yang mengalahkan petahana yang telah menjabat selama 14 tahun dalam pemilu primer New York.

4. Ayah Hillary pernah dipenjara karena kasus korupsi

Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR Termuda(Ayah Hillary Brgita, Elly Engelbert Lasut) www.instagram.com/@hillarylasut

Salah satu alasan mengapa Hillary semangat mempelajari ilmu hukum,agar ia tidak mudah terjerat kasus hukum sama seperti yang pernah membelit sang ayah, Elly Engelbert Lasut. Dalam persidangan yang digelar pada tahun 2010 lalu, Elly dinyatakan terbukti melakukan korupsi oleh majelis hakim PN Manado. Ia terbukti korupsi anggaran perjalanan dinas pada periode 2006-2008 ketika masih menjabat sebagai Bupati Kepulauan Talaud. Akibat perbuatan itu negara dirugikan sebesar Rp7,7 miliar. 

Ia juga menjadi terdakwa untuk kasus Gerakan Daerah Orang Tua Asuh (GDOTA). Alhasil, ia diperintahkan oleh pengadilan untuk membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp5,5 miliar. 

Uniknya, ketika ia bebas dari Lapas Sukamiskin pada 2014 lalu, kepulangannya ke Manado justru disambut meriah oleh publik. 

Walau masih dalam bui, namun Elly rupanya tetap berambisi untuk mengikuti pilkada sebagai calon gubernur provinsi Sulawesi Utara pada tahun 2015 lalu. Rencananya ia akan berpasangan dengan David Bobihoe. Keduanya akan diusung oleh Partai Golkar, Hanura dan PKS. Elly mendaftar sebagai cagub ke Partai Golkar yang dipimpin oleh Agung Laksono ketika itu. 

Namun, KPUD Sulawesi Utara tak meloloskan Elly dan David. Alasannya Elly masih harus mendekam di Lapas Sukamiskin hingga 24 Agustus 2016. Namun, pada kenyataannya ia bisa bebas lebih cepat dari tanggal itu. 

Kendati pernah dibui karena kasus korupsi, Elly tetap percaya diri maju kembali sebagai calon Bupati Talaud dan dinyatakan sebagai pemenang pada Agustus 2018 lalu. Namun, hingga Agustus 2019 lalu, ia belum juga dilantik oleh Gubernur Sulawesi Utara. Alasannya, Pemprov Sulut menemukan fakta Elly sudah pernah menjabat dua periode secara berturut-turut Bupati Kepulauan Talaud. 

5. Hillary Brigita punya harta lebih dari Rp20 miliar dan utang Rp11,1 miliar

Wakil Millennial, 5 Fakta Hillary Brigita Lasut, Anggota DPR Termuda(Politikus Hillary Brigita Lasut) www.instagram.com/@hillarylasut

Kendati masih muda, namun ia sudah mempunyai harta yang banyak. Dalam data harta kekayaan yang ada di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hillary diketahui memiliki kekayaan lebih dari Rp9 miliar. Angka ini didapat dari selisih total harta dikurangi utang yang dia miliki. 

Harta paling tinggi berupa tanah dan bangunan. Nilainya mencapai Rp19,5 miliar. Tanah itu berada di Minahasa dan Jakarta. Ia diketahui memiliki tanah dan bangunan dari hasil sendiri di daerah Jakarta Barat senilai Rp12,5 miliar. Lalu, nilai tanah dan bangunan di Minahasa mencapai Rp7 miliar. 

Sedangkan, untuk mobil, ia tercatat hanya memiliki satu kendaraan, yakni Datsun GO senilai Rp80 juta. Total seluruh harta yang dia miliki mencapai Rp20,3 miliar. 

Adapun utang Hillary diketahui cukup besar, yakni sekitar Rp11,1 miliar. 

Baca Juga: Hillary Brigitta Lasut: Pembatasan Kewenangan Bisa Perkuat KPK

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya