Comscore Tracker

Rekam Jejak Bupati Minahasa Selatan yang Juga Dipanggil ke Istana

Tetty pernah jadi saksi kasus korupsi di KPK

Jakarta, IDN Times - Bupati Minahasa Selatan, Christiany Eugenia Tetty Paruntu menjadi salah satu tokoh yang dipanggil hari ini ke Kompleks Istana  Kepresidenan. Apakah Tetty akan menjadi salah satu menteri di Kabinet Kerja Jokowi jilid 2?

Tetty terpantau tiba di Istana pada pukul 10.07 WIB dengan mengenakan celana hitam dan kemeja putih. 

Dia dikenal sebagai kepala daerah berpenampilan fashionable dan mengikuti tren. Namun, Tetty juga baru-baru ini disorot karena pernah dipanggil sebagai saksi dugaan kasus suap yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namanya disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang pernah memberikan suap kepada mantan anggota Komisi VI DPR, Bowo Sidik Pangarso. 

Ketika ditanya oleh media perihal kedatangannya ke Istana, Tetty memilih diam. Saat ditanya mengapa ia mengenakan kemeja putih dan celana hitam, ia menjawab itu memang pakaian bekerjanya sehari-hari. 

Simak nih rekam jejak kepala daerah yang juga politisi Partai Golkar itu.

1. Tetty merupakan politikus Golkar yang sudah menjabat Bupati Minahasa selama dua periode

Rekam Jejak Bupati Minahasa Selatan yang Juga Dipanggil ke Istana(Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Tetty Paruntu) www.instagram.com/@christiany_eugenia_paruntu

Lahir di Manado, Sulawesi Utara pada 25 September 1967, Tetty adalah anak dari mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi, Jopie Paruntu.

Jopie kini duduk sebagai Ketua Komisi D DPRD I Sulut. Sementara, sang ibu, Jenny Y Tumbuan adalah mantan Ketua DPRD II Minahasa Selatan periode 2004-2009. Ibu Tetty juga sempat menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Minahasa Selatan. 

Tetty merupakan salah satu kader unggulan Partai Golkar. Ia duduk sebagai Ketua DPD  Golkar di wilayah Sulawesi Utara. Dengan kendaraan partai berlambang beringin itu, ia sukses duduk sebagai Bupati Minahasa Selatan selama dua periode, yakni 2010-2015 dan 2015-2020. 

Di saat Golkar di tingkat pusat tengah berkonflik, Tetty sempat diisukan mundur dari parpol yang telah membesarkan namanya itu. Namun, ia membantahnya dengan tegas dan mengaku tetap setia kepada Golkar. 

"Tidak benar saya telah pindah partai dan menjadi kader partai lain. Saya tegaskan bahwa hingga saat ini saya tetap kader Partai Golkar," kata Tetty pada 2015 lalu. 

Walaupun ia tak menampik memang sudah didekati partai lain untuk diusung sebagai bupati di periode selanjutnya. Namanya bahkan santer disebut menjadi calon Gubernur Sulut di Pilkada 2018 lalu. 

Baca Juga: Bupati Minahasa Selatan Datangi Istana

2. Minahasa Selatan yang semula berutang Rp106 miliar, dibawa Tetty menjadi kabupaten dengan predikat WTP

Rekam Jejak Bupati Minahasa Selatan yang Juga Dipanggil ke Istanainstagram.com/@christiany_eugenia_paruntu

Di awal tahun 2019, Tetty pernah mengumpulkan semua ASN di lingkup Pemerintahan Kabupaten Minahasa Selatan. Acara itu diisi dengan apel dan ibadah perdana di tahun 2019. 

Ketika memberikan sambutan, Bupati Tetty mengucap syukur karena Minahasa Selatan berhasil meraih status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pembuatan laporan keuangan tahun 2018. Ini merupakan kali kedua Kabupaten Minahasa Selatan dapat gelar WTP. Ia pun berencana untuk meraih gelar WTP ketiga kalinya.

"Dan kita harapkan di tahun 2019 ini, kita juga akan mencetak hattrick WTP dan itu harus kita kerjakan secara bersama-sama," ujar Tetty pada Januari 2019 lalu seperti dikutip dari media lokal. Tetty juga menyebut, status WTP itu harus semakin memotivasi semua untuk meningkatkan pengelolaan keuangan yang lebih baik lagi.

Ia kembali mengenang ketika di awal memimpin Kabupaten Minahasa Selatan, ia diwarisi utang senilai Rp106 miliar. Namun, utang itu berhasil ia bayar. 

Poin lain yang ia sampaikan adalah, meminta kepada para ASN untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dan styrofoam. Ia meminta agar ASN beralih menggunakan wadah isi ulang sehingga dapat digunakan kembali. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Bupati Minahasa Selatan nomor 182/660.1.BMS/X-2018 tanggal 30 Oktober 2018. Isinya, Bupati meminta komitmen dari masyarakat untuk mengurangi penggunaan styrofoam dan kantong plastik sekali pakai. 

3. Tetty bantah terlibat dalam kasus penerimaan suap yang dilakukan mantan anggota DPR dari Komisi VI, Bowo Sidik Pangarso

Rekam Jejak Bupati Minahasa Selatan yang Juga Dipanggil ke Istana(Ilustrasi KPK) ANTARA FOTO/Muhammad Aditya

Tetty sempat dikaitkan dengan kasus penerimaan suap yang dilakukan oleh mantan anggota DPR dari Komisi VI, Bowo Sidik Pangarso. Bowo yang juga eks politikus Partai Golkar itu ditangkap KPK karena menerima suap dari PT Humpuss Transportasi Kimia.  

Belakangan, ia diketahui juga menyiapkan sekitar 400 ribu amplop jelang pemilihan legislatif pada (17/4) lalu. Total uang yang ia siapkan di dalam amplop itu mencapai Rp8,45 miliar. 

Kepada penyidik, Bowo sempat 'bernyanyi' dari mana sumber uang untuk amplop serangan fajar. Salah satunya disebut berasal dari Bupati Tetty. Ia pun kemudian dihadirkan di dalam persidangan. 

Jaksa mencecar Tetty karena diduga telah menyuap Bowo agar revitalisasi pasar di Kabupaten Minahasa Selatan bisa terealisasi. Namun, dalam persidangan yang digelar pada (2/10), Tetty membantah telah memberikan suap untuk Bowo. 

"Saya tidak pernah mengusulkan proposal, karena setiap tahun ada pengusulan proposal di setiap dinas terkait dan ketika ada usulan proposal kita harus tanda tangan karena ada usulan dari bawah sampai ke wakil bupati. Mohon maaf juga karena saya di Minahasa Selatan memberi pelimpahan SK ke semua dinas," kata Christiany di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat seperti dikutip dari kantor berita Antara

Walau demikian jaksa berhasil menunjukkan ada sebuah proposal terkait revitaliasi empat pasar yang ditanda tangani oleh Bupati Tetty. Padahal, di dalam dakwaan Bupati Tetty pernah menyerahkan duit senilai Rp600 juta melalui seorang utusan. Uang itu diterima Bowo di Plaza Senayan Jakarta dan Cilandak Town Square. Penerimaan uang terjadi pada Februari 2017 dan tahun 2018. 

4. Bupati fashionable dengan tentengan tas mewah berharga ratusan juta rupiah

Rekam Jejak Bupati Minahasa Selatan yang Juga Dipanggil ke Istanainstagram.com/@christiany_eugenia_paruntu

Di usianya yang sudah kepala lima, Tetty sempat loh dijuluki kepala daerah yang paling modis di Indonesia. Betapa tidak, Tetty selalu tampil paripurna dalam setiap kesempatan. 

Untuk menunjang penampilannya itu, Tetty kerap menenteng tas mewah seperti Hermes dan Chanel. Seperti dalam unggahan sebuah foto pada Juli 2018. Tetty terlihat mengenakan seragam Partai Golkar berwarna kuning. Di foto yang sama, ia juga nampak menenteng tas Hermes Kelly berwarna senada yang harganya diprediksi mencapai Rp250 jutaan. 

5. Bupati Tetty punya harta kekayaan Rp42,5 miliar

Rekam Jejak Bupati Minahasa Selatan yang Juga Dipanggil ke Istanainstagram.com/@christiany_eugenia_paruntu

Bupati Tetty termasuk kepala daerah yang kaya. Apabila melihat dari harta kekayaan yang ia laporkan ke KPK, pada tahun 2018 lalu, ia menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dengan total harta Rp42,5 miliar. 

Aset dan harta paling banyak yang dimiliki oleh Tetty berupa tanah serta rumah. Di data LHKPN, Tetty tercatat memiliki enam tanah dan rumah yang tersebar di Jakarta, Bogor dan Minahasa Selatan. Total enam tanah dan rumah itu mencapai Rp14,8 miliar. 

Namun, harta kekayaan yang dimiliki oleh Tetty jumlahnya fluktuatif dalam beberapa tahun terakhir. Tetty tercatat sudah enam kali melaporkan harta kekayaan ke KPK. 

Pertama kali pelaporan harta kekayaan dilakukan pada 2010 lalu. Ketika itu, jumlah harta yang ia laporkan mencapai Rp48,3 miliar. Kemudian, di tahun 2012, nilai harta kekayaan yang ia laporkan mengalami kenaikan yakni mencapai Rp54,5 miliar.

Lalu, masing-masing di tahun 2014 dan 2015, hartanya menjadi Rp62,1 miliar. Harta kekayaannya kemudian menurun nilainya pada 2017 lalu yakni menjadi Rp39,1 miliar. Terakhir, pada tahun 2018, harta kekayaannya naik menjadi Rp42,5 miliar.  

Nah, menurut kamu Tetty sudah layakkah menjadi menteri di Kabinet Kerja jilid 2? Silakan comment guys di bawah ini ya.

Baca Juga: Bakal Jadi Menteri Jokowi, Nadiem Ternyata Sudah Mundur dari Gojek

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Just For You