Comscore Tracker

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar Dokter

Budi Gunadi ditunjuk menggantikan Terawan Agus Putranto

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Selasa (22/12/2020), mengumumkan penggantian sejumlah menteri di kabinetnya. Dia antara lain menunjuk Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, menggantikan Terawan Agus Putranto.

Penunjukan Budi Gunadi dipertanyakan sebagian kalangan. Sebab dia tidak punya latar pendidikan di bidang kedokteran. Dia juga tak punya rekam jejak di sektor kesehatan.

Teranyar, Budi menjabat Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan dipercaya sebagai Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi. Pria kelahiran 1964 itu meraih gelar sarjana di bidang fisika nuklir dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1988. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Washington, Amerika Serikat di bidang ekonomi. 

Lewat keterangan persnya, Budi menyadari tanggung jawabnya tidak ringan. Sebab, ia diminta Presiden Joko Widodo menangani pandemik COVID-19.

"Kami tidak mungkin melakukannya sendiri (mengatasi pandemik). Kami harus melakukannya bersama-sama. Kementerian Kesehatan tidak mungkin melakukannya secara eksklusif melainkan inklusif," ungkap Budi di Istana Negara, Selasa (22/12/2020). 

Ia mengajak publik ikut terlibat dalam penanganan pandemik. "Saya percaya bila kita bersama-sama dengan asosiasi, pemerintah daerah, dengan seluruh komponen bangsa yang ada, kita pasti bisa membangun sistem layanan kesehatan publik yang kuat dan siap mengatasi masalah Sars-CoV-2 ini," tutur dia, lagi. 

Sebenarnya, bukan cuma Budi yang jadi Menkes tanpa punya latar belakang sebagai dokter atau di bidang kesehatan. Sejumlah menkes di negara lain pun juga sedang memerangi masalah kesehatan meski belum pernah menjadi dokter. Ini daftarnya.

1. Menkes Singapura Gan Kim Yong

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong (www.gov.sg)

Gan Kim Yong menjadi Menteri Kesehatan Singapura sejak Mei 2011. Merujuk profil resminya dari situs Pemerintah Singapura, Gan pernah menjadi Menteri Tenaga Kerja pada April 2008 hingga Mei 2011. Sebelum itu, dia dipercaya menjadi Menteri Negara Pendidikan pada 2005. 

Gam meraih gelar sarjana di bidang teknik di Universitas Cambridge pada 1981. Lalu, ia melanjutkan pendidikannya di kampus yang sama pada 1985 dengan meraih gelar master untuk bidang yang sama. 

Meski tak memiliki pendidikan atau latar belakang sebagai dokter, namun Gan fokus untuk mendorong agar warga Singapura bisa mendapatkan akses kesehatan yang berkualitas, murah dan setara. 

Baca Juga: Budi Gunadi Jadi Menkes, Epidemiolog: Tak Harus Seorang Dokter

2. Menkes Selandia Baru Andrew James Little

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Selandia Baru, Andrew James Little (www.nzherald.co.nz)

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menunjuk Andrew James Little sebagai Menkes pada November 2020. Sebelumnya Andrew menjabat Menteri Perjanjian Waitangi di bawah supervisi Kementerian Kehakiman. 

Merujuk kepada profil resminya di situs Pemerintah Selandia Baru, saat berkuliah, ia mengambil studi di bidang hukum dan filsafat. Ketika masih kuliah, Little sudah menunjukkan minatnya untuk membela kepentingan publik, dengan memimpin Asosiasi Persatuan Mahasiswa Selandia Baru.

Bahkan, ketika itu ia sempat turun berunjuk rasa untuk menuntut agar setiap mahasiswa diberikan akses pendidikan yang lebih baik. 

Usai menamatkan pendidikan, Little memilih menjadi pengacara di serikat insinyur. Ia memastikan pemberi kerja memenuhi kewajiban mereka untuk memperlakukan staf dengan bermartabat dan hormat.

3. Menkes Jerman Jens Spahn

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Jerman Jens Spahn (www.bundesregierung.de)

Jens Spahn menjabat Menkes sejak 2018. Menurut situs resmi Pemerintah Jerman, Spahn sebelumnya adalah Menteri Keuangan yang menjabat pada 2013 hingga 2018.

Spahn dilahirkan pada 16 Mei 1980 di Ahaus-Ottenstein. Program pendidikan yang diambil Spahn yakni master di bidang ilmu politik. Namun, Spahn tidak langsung memulai karier sebagai politikus. Ia sempat bekerja sebagai bankir. 

4. Menkes Thailand Anutin Chamvirakul

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Thailand, Anutin Chamvirakul (www.thainews.prd.go.th)

Anutin Charnvirakul mulai dilantik menjadi Menkes Thailand pada Juli 2019. Mengutip laman Nation Thailand, Anutin lahir pada 13 September 1966. 

Anutin juga tidak menempuh pendidikan di fakultas kedokteran. Ia mengambil program S1 di bidang insinyur di Hoftra University, Amerika Serikat. 

Anutin sempat dilarang berkecimpung di dunia politik selama lima tahun usai partai ia bernaung, Thai Rak Thai Party dibubarkan pada 2007 lalu. 

5. Menkes Australia Greg Hunt

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Australia, Greg Hunt (www.twitter.com/@GregHuntMP)

Greg Hunt dipercaya menjadi Menteri Kesehatan di kabinet Perdana Menteri Scott Morrison sejak Januari 2017. Hunt meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Melbourne. Ia kemudian meraih beasiswa prestisius Fullbright untuk bisa melanjutkan program Master di Universitas Yale bidang hubungan internasional. 

Lulus kuliah di program sarjana, ia sempat bekerja di pengadilan federal dan membantu hakim ketua. Sebelum menjadi Menkes, Hunt dipercaya menjadi Menteri bayangan di bidang lingkungan pada periode 2007 hingga 2013. Ia bahkan menjadi Menteri Lingkungan definitif pada September 2013 hingga Juli 2016. 

Setelah itu, Hunt juga pernah dipercaya menjadi Menteri Industri, Inovasi dan Sains pada Juli 2016. Pada Januari 2017, ia dipercaya menjadi Menteri Kesehatan dan Olahraga. 

Pengalaman di bidang kesehatan ia ketahui dari ibu dan istrinya yang bekerja sebagai perawat. 

6. Menkes Arab Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Arab Saudi Dr. Tawfiq Al-Rabiah (www.saudigazette.com)

Dr Tawfiq Al-Rabiah dipercaya menjadi Menteri Kesehatan sejak 7 Mei 2016 hingga kini. Mengutip situs resmi Kemenkes, Al-Rabiah diketahui tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang kedokteran. 

Al-Rabiah menempuh program sarjana metode kuantitatif di Universitas King Saud, Arab Saudi. Lalu, ia melanjutkan pendidikan program master hingga doktornya di bidang ilmu komputer di Universitas Pittsburgh, Pennsylavania, Amerika Serikat. 

Sebelum dipercaya menjadi Menkes, Al-Rabiah duduk sebagai Menteri Perdagan dan Industri Saudi. 

7. Menkes Kanada Patty Hadju

Terawan Diganti, 7 Menkes di Negara Ini Bukan Berlatar DokterMenteri Kesehatan Kanada Patty Hadju (www.canada.ca)

Patty Hadju terpilih sebagai Menteri Kesehatan sejak 2019. Sebelum dipercaya menjadi Menkes, Hadju adalah Menteri Ketenagakerjaan. 

Ia memiliki gelar Bachelor of Arts dari Lakehead University dan Master di bidang Administrasi Publik dari University of Victoria. Sektor kesehatan menjadi bidang yang selalu ingin ia kerjakan. 

Sebelum terjun ke dunia politik, ia merupakan Direktur Eksekutif rumah penampungan Thunder Bay. Ia juga pernah memiliki pengalaman di bidang kesehatan publik dengan fokus di kebijakan terkait narkoba, tuna wisma dan pembangunan anak-anak muda. 

Baca Juga: Profil Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan Pengganti Terawan

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya