Comscore Tracker

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?

Masyarakat negara maju tak tahu akhir olahan sampah

Temuan sebanyak 5 kontainer berisi sampah impor ke Indonesia, membuat masyarakat heboh. Kontainer-kontainer itu berisi sampah kertas bercampur plastik serta terkontaminasi dengan limbah B3. Sampah-sampah itu dikirim dari Seattle ke Surabaya pada akhir Maret 2019 lalu. Pemerintah pun sigap bertindak tegas dengan mengirim balik sampah tersebut ke negara asalnya, Amerika Serikat.

Pertanyaannya, mengapa negara maju seperti Amerika Serikat mengekspor sampahnya ke Indonesia? Bagaimana seharusnya sampah dan limbah B3 di negara tersebut diolah? Simak fakta berikut ini!

1. Ini bukan pertama kali Indonesia dikirimi sampah!

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?nbcnewyork.com

Buka pertama kali Indonesia mendapat kiriman sampah dari negara lain. Rupanya, kontainer berisi sampah juga ditemukan di Batam, Kepulauan Riau, jumlahnya bahkan mencapai 65 kontainer. Sampah dalam kontainer itu ditemukan di Pelabuhan Bongkar Muat Batu Ampar, Batam.

Usut punya usut, kontainer berisi sampah ini milik empat perusahaan dan datang secara bertahap sejak awal Mei 2019 lalu. Bedanya, kontainer berisi sampah ini belum dikirimkan balik ke negara asalnya karena baru akan dilakukan upaya investigasi.

Baca Juga: Greenpeace Minta ASEAN Tolak Jadi Tempat Sampah Negara Maju

2. Rupanya bukan hanya Indonesia, negara lain juga ada yang dikirimi sampah

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?pri.org

Bukan hanya Indonesia yang dikirimi sampah dalam kontainer dari negara maju. Di Filipina, misalnya, mendapat 'jatah' impor sampah sebanyak 69 kontainer dari Kanada. Sampah seberat 2.400 ton itu dianggap ilegal dan telah dikirimkan ulang ke negara asalnya. Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, sebagaimana diterangkan Reuters, begitu berang dan langsung mengeluarkan ancaman stabilitas hubungan diplomatik dengan Kanada.

Negara tetangga terdekat Indonesia, yakni Malaysia pun mendapat kiriman berupa sampah. Jumlahnya pun lebih banyak, yakni 3.000 metrik ton sampah plastik dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Kanada dan Australia. Begitu pula dengan China yang memutuskan untuk tidak lagi menerima sampah kiriman dari negara-negara maju. Good job!

3. Lalu, mengapa negara maju malah kirim sampahnya ke negara lain?

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?nationalgeographic.com

Mungkin kita bertanya-tanya mengapa negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Kanada dan Australia mengirimkan sampahnya ke negara lain yang notabene tergolong negara berkembang. Padahal, boleh jadi fasilitas pengelolaan sampah di negara yang dituju kurang memadai dibanding dari negara asalnya.

Menurut Von Hernandez, koordinator global Break Free From Plastic, rata-rata orang dari negara maju hanya tahu cara memilah sampah berdasarkan jenisnya, namun tidak tahu bagaimana sampah mereka akan berakhir. Bahkan, ada tempat pengolahan sampah yang tidak bertanggung jawab yang tidak mengolah sampah dengan benar. Sampah tersebut hanya dibiarkan atau justru dibakar secara ilegal, ungkap laman Mother Jones.

4. Bagaimana sih seharusnya sampah plastik itu diolah?

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?machinexrecycling.com

Beberapa negara maju secara tak bertanggung jawab mengirim sampahnya ke negara lain. Tercatat, pada tahun 2018, Amerika Serikat mengirim 68 ribu kontainer sampah ke negara lain. Negara yang dituju adalah negara miskin yang memiliki regulasi minim terkait sampah dan lingkungan, seperti Bangladesh, Laos, Ethiophia dan Senegal, ungkap laman The Guardian.

Ada beberapa tahap mengelola sampah plastik. Pertama, sampah plastik perlu dipisahkan menurut jenisnya, lalu dicuci untuk menghilangkan kotoran. Selanjutnya, limbah dirobek-robek jadi kecil, lalu plastik diidentifikasi dan diklasifikasi. Terakhir, plastik akan dilelehkan dan dapat dibuat menjadi plastik baru, ungkap Compactor Management Company.

5. Lantas, bagaimana cara mengelola sampah kertas?

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?goodnet.org

Beda jenis sampah, beda pula cara mengolahnya. Untuk sampah kertas, proses daur ulang pertama dimulai dengan membedakan limbah kertas dengan limbah jenis lain. Setelah itu, kertas diukur dan dinilai kualitasnya. Dilakukan pemisahan dari segi jenis, misalnya kertas koran dipilah secara terpisah dengan kardus, ungkap laman Green Tumble.

Berlanjut, kertas kemudian diparut dan dicacah menjadi potongan-potongan kecil. Setelah itu, dibuat bubur kertas dengan cara mencampur kertas yang sudah dicacah dengan air dan bahan kimia seperti hidrogen peroksida, natrium hidroksida dan natrium silikat. Lalu, dilakukan proses penghilangan tinta. Terakhir, dilakukan pengeringan untuk membentuk lembaran kertas yang baru.

6. Bagaimana seharusnya pengolahan limbah B3?

Mengapa Negara Maju Ekspor Puluhan Kontainer Sampah ke Indonesia?cityofwestlake.org

Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) harus diolah secara khusus. Sebab limbah B3 menyebabkan penyakit serius dan menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia, terlebih jika tidak disimpan, dibuang dan dikelola dengan benar. Beberapa di antaranya adalah limbah minyak, sampah elektronik dan bersifat radioaktif.

Beberapa cara dilakukan untuk mengolah limbah B3. Misal, zat yang bersifat asam dan korosif dapat dinetralkan dengan zat basa. Atau baterai timbal asam dan papan sirkuit elektronik (motherboard) logam beratnya bisa diolah kembali jadi produk baru. Yang jelas, diperlukan kehati-hatian dan pengawasan ketat untuk mengolah limbah B3.

Nah, itulah fakta-fakta seputar sampah kiriman dari negara maju dan pengolahan limbah yang benar berdasarkan jenisnya. Semoga bisa menambah pengetahuanmu, ya!

Baca Juga: Pemkot Makassar Tambah 127 Kendaraan Pengangkut Sampah    

Topic:

  • Irwan Idris

Just For You