Comscore Tracker

Pemerintah Sosialisasikan Asesmen Nasional Pengganti UN

Guru dan sekolah yang berwenang mengevaluasi siswa

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na'im menyebut pemerintah mulai sosialisasikan Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional (UN). Ke depan, sosialisasi akan lebih masif.

"Sebetulnya sekarang sudah mulai berproses sosialisasi," ujar Ainun dalam Bincang Pendidikan bertajuk Capaian Satu Tahun Kemendikbud, yang dilakukan secara daring, Selasa, 27 Oktober 2020.

Baca Juga: Mendikbud Nadiem Sebut Tak Perlu Bimbel Khusus Hadapi Asesmen Nasional

1. Kemendikbud sudah sering menyampaikan soal Asesmen Nasional

Pemerintah Sosialisasikan Asesmen Nasional Pengganti UNSekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na'im (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Dalam pemaparannya, Ainun menyatakan Kemendikbud segera menyusun jadwal sosialisasi Asesmen Nasional yang lebih masif. Tapi, kata dia, selama ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim juga sudah kerap membahas soal pengganti UN tersebut dalam berbagai forum, termasuk kepada Komisi X DPR RI.

"Nanti jadwal bisa kita sampaikan kemudian. Kita sampaikan secara lebih detail, lebih lanjut," kata Ainun.

2. Sosialisasi Asesmen Nasional bersamaan dengan sosialisasi kurikulum baru

Pemerintah Sosialisasikan Asesmen Nasional Pengganti UNKepala Biro Perencanaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Samsuri (IDN Times/Margith Juita Damanik)

Kepala Biro Perencanaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Samsuri pada kesempatan turut menjelaskan soal sosialisasi Asesmen Nasional dan sosialisasi Kurikulum Baru.

"Terkait dengan sosialisasi dan pendampingan untuk assessment itu juga dilakukan bersamaan dengan sosialisasi serta pendampingan implementasi kurikulum, yang bisa dibilang sebagai kurikulum baru. Tapi masih banyak mengadopsi kurikulum 2013," ujar dia.

Samsuri mengingatkan Kemendikbud mengalokasikan dana lebih kurang Rp155 miliar untuk Asesmen Nasional dan Pembelajaran pada tahun anggaran 2021.

3. Asesmen Nasional bukan untuk menilai siswa

Pemerintah Sosialisasikan Asesmen Nasional Pengganti UNIlustrasi ujian nasional berbasis komputer (UNBK). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Ainun menyebutkan dalam pelaksanaan Asesmen Nasional nantinya, yang dinilai Kemendikbud justru bukan siswa, seperti yang berlaku pada UN selama ini.

"Yang mengevaluasi siswa itu ya guru atau sekolah. Karena para guru itulah yang tahu dan siswa itu dievaluasi secara lebih komprehensif," kata dia.

Menurut Ainun, Asesmen Nasional justru nantinya akan mengevaluasi institusi pendidikannya. Termasuk di dalamnya kepala sekolah dan guru-guru.

Baca Juga: Anggaran Asesmen Nasional Rp155 Miliar, Kemendikbud: Tidak Semahal UN

Topic:

  • Aan Pranata

Berita Terkini Lainnya